INTAIKASUS.COM - Dalam menanggapi aksi anarkis yang dilakukan seorang pria yang mengaku-ngaku sebagai oknum TNI yakni Mayor Ridan, Kapendam I/BB, Letkol Inf Edy Hartono, angkat bicara.
Kepada kru wartawan ketika dikonfirmasi melalui selularnya, Minggu (12/6/2016) siang, dia mengatakan bahwa pria tersebut bukan lagi anggota TNI.
"Dia bukan anggota TNI lagi. Sudah 5 tahun dia dipecat dari kesatuan," tegas Edy kepada wartawan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sempat terjadi cekcok mulut antara perwira berpangkat tiga balok emas tersebut terhadap Aiptu Rudi, tak di sangka, bogem mentah pun dilayangkan oleh Mayor Ridan tepat kearah bibir Aiptu Rudi hingga berdarah.
Melihat itu, Kanit Lantas Polsek Sunggal, AKP Luhut B. Sihombing, yang saat itu berada dilokasi mencoba untuk menegur AKP Neneng.
"Aku juga ada disitu, kulihat Kanit Binmas Polsek Percut Sei Tuan itu datang bersama pria yang mengaku-ngaku sebagai oknum TNI. Sempat adu mulut dia sama si Rudi ini, begitu kulihat pria itu mukul si Rudi, ya aku gak terimalah. Gak ada dihargai aku disitu, apalagi aku komandan di lalu lintas Polsek Sunggal ini, ku tegurlah Kanit Binmas itu," terang Luhut saat ditemui di ruang IGD RS. Bina Kasih.
Tak terima istrinya ditegur, Mayor Ridan langsung melayangkan batu yang telah digenggamnya kearah wajah Kanit Lantas Polsek Sunggal. Sejurus kemudian, darah segar bercucuran dari wajah Kanit Lantas Polsek Sunggal. Melihat itu seluruh petugas jaga tidak tinggal diam, dan langsung mengamankan kedua pasangan suami istri tersebut.
"Rupanya Mayor Ridan itu suami Kanit Binmas Polsek Percut Sei Tuan. Gak senang dia istrinya ku tegur akibat keributan itu. Gak tau lagi aku apa yang kulihat setelah batu itu dilemparnya ke wajahku," jelas Luhut.
Akibatnya, mantan Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan itu mengalami luka robek dibagian dahi dan juga mendapatkan 3 jahitan luka robek dikelopak mata sebelah kiri serta mendapatkan 6 jahitan.
Sementara itu, Kapolsek Sunggal, Kompol Daniel Marunduri, ketika dikonfirmasi mengaku bahwa kasus tersebut ditangani oleh pihak Polresta Medan. "Sudah ditangani oleh pihak Polresta Medan," ungkapnya. (Rina)