INTAIKASUS.COM - Dibulan suci Ramadhan ini bukannya menjalankan puasa atau berbuat baik, namun pelaku malah menjalankan aksi maksiatnya, yakni R Dianto (36), yang tega mencabuli keponakannya pada saat keadaan rumahnya sedang sepi.
Bukan hanya sekali, dia melakukan perbuatan bejatnya itu sudah berkali-kali ditempat yang sama dan dalam keadaan yang sama. Dengan ancaman,dirinya berhasil memuaskan nafsunya kepada keponakannya tersebut.
Alhasil, akibat kejadian tersebut,pelaku sempat dipukuli warga dan pihak keluarga korban yang tidak terima dengan perbuatan bejatnya hingga babak belur.Namun beruntung petugas Reskrim Polsek Medan Baru yang mendengar informasi tersebut langsung mendatangi TKP dan mengamankan pelaku ke Polsek Medan Baru.
Menurut keterangan Bunga (8), nama samaran anak pasangan Agus (35) dan Eli (32) warga Jalan Bilal Kel. Sari Rejo Medan Polonia, yang menjadi korban birahi bapak dua anak tersebut,Jumat (24/6/2016). menyebutkan, kejadian tersebut "berawal saat bunga (korban) mengadu kepada ibunya kalau Pakdenya (panggilan korban kepada pelaku) telah melakukan pelecehan seksual kepada korban, mendengar pengakuan anak keduanya, Eli langsung syok dan terus bertanya kepada anaknya bagaimana kejadian tersebut terjadi.
Agus yang merupakan ayah korban menceritakan bahwa anaknya mengaku sakit saat buang air kecil dan juga mengaku kalau anaknya tidak suka kepada Pakdenya dan anak saya ngadu sama mamaknya kalau dia sakit pas kencing, dia juga mengaku kalau dia tidak suka sama Pakdenya",ujarnya di Polsek Medan Baru.
Sementara itu dengan rasa curiga, Ibu korban pun kemudian mencoba mencari tahu lebih dalam dengan bertanya kepada anaknya, karena curiga anak saya bilang ngak suka sama Pakdenya. Istri saya bertanya kenapa..? terus anak saya cerita, kalau dia digitukan pakdenya, sampek kemaluanya sakit,terangnya. Dia udah sering dikek gitukan pelaku, ucapnya ".
Sambung Agus, yang sehari-hari bekerja sebagai teknisi listrik.Dalam melakukan aksinya pelaku mengancam korban apabila melaporkan perbuatannya kepada orang tuanya, anak saya diancam kalau ngasih tau sama kami,ujarnya. Bapak ditangkap polisi, dipenjara kalau aku ngasih tau sama mamak, ungkap Agus menirukan perkataan anaknya.
Sehingga mendengar pengakuan anaknya, lalu ayah korban dan keluarga lainnya langsung mengintrogasi pelaku yang juga tinggal bersama dirumah orang tuanya. Pertama dia ngak ngaku, tapi udah dipukuli dia ngaku. korbannya aja cerita kalau dia udah sering dikek gitukan pelaku, tandas Joko Keponakan Ibu Korban.
Sementara Pengakuan Pelaku, bahwa dirinya baru dua kali melakukan pencabulan kepada keponakannya tersebut, "baru dua kali pak, pertama kali saya cabuli awal bulan 4 lalu diruang tv sekira pukul 14.30 wib, pas dia lagi tidur diruang tv, ucapnya.
Dalam menjalankan aksinya, pelaku berpura-pura mengusuk badan keponakannya (korban).saya duduk disamping korban,dan saya langsung mengkusuk badannya. lalu kusuk paha korban selanjutnya saya memegang kemaluan korban dalam kondisi masih memakai celana dalam, ungkapnya.
Lalu yang kedua kalinya pada hari Kamis, (23/6) siang, sewaktu keadaan rumah dalam keadaan sepi, saat korban tidur ditempat yang sama di ruang TV. Dimana korban lagi golek-golek sambil nonton tv dengan menggunakan celana dalam, lalu saya kusuk - kusuk,kemudian saya pegang kemaluan keponakan saya itu bang, ngak pernah kumasukkan, cuma pake tangan aja,terangnya.
Dilanjutkannya, dirinya katahuan melakukan pelecehan seksual kepada korban dikarenakan korban mengadu kepada mamaknya, saya ketahuan, berawal dari orang tuannya yang mengatakan bahwa dikemaluannya merasa sakit. Korban mengaku bahwa saya yang melakukan, ungkap bapak 2 anak tersebut.
Pantauan awak media ini di polsek Medan Baru, setelah korban membuat laporan pengaduan tampak datang seorang ibu-ibu mengenakan hijab panjang dan baju garmis panjang yang disebut-sebut istri pelaku.
Berdasarkan keterangan, memang orang ini tinggal satu rumah tinggal di rumah orangtuanya, Istri pelaku ini rajin shalat, berjilbab besar, panjang, udah punya anak. Ngak nyangkalah kalau suaminya kek gitu. Orang ini dulu ngak satu rumah baru setahun ini aja, karena kami dengar rumah pelaku udah dijual makanya balik ke rumah orang tuanya lagi" ungkap Bukde Korban yang menemani keluarga membuat laporan di Polsek Medan Baru.
Terpisah, Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronni Bonic saat dikonfirmasi mengatakan, "pelaku telah diamankan massa dan diserahkan ke Polsek Medan Baru. "Benar bro, pelaku telah kita terima dari warga dan masih dalam pemeriksaan oleh petugas kita. Sedangkan Korban sudah membuat laporan pengaduan ke Petugas, "ucap Bonic. (Red)