Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Dari informasi yang diperoleh bahwasanya Keluarga korban Helen warga Jalan Labu yang menjadi korban aksi beringas begal di Jalan Gajah Mada pada Jum'at (2/9) lalu, masih mengalami trauma yang cukup mendalam setelah korban dinyatakan meninggal dunia.

Menurut keterangan Ayok (58),  selaku abang kandung korban saat mendatangi Mapolsek Medan Baru, Kamis (29/9/2016), menyebutkan korban merupakan anak bungsu dari empat bersaudara, menjadi korban aksi begal ketika turun dari angkutan umum, yang naik dari Jalan Ringroad, Medan.

Disaat turun dari angkutan umum, pelaku Jimmy dan Arif yang melihat korban lengah,langsung merampas tas korban.dan sempat terjadi tarik-menarik tas antara korban dan pelaku Jimmy. Namun korban yang kalah tenaga, akhirnya harus merelakan tasnya dibawa kabur oleh kedua pelaku yang kini sudah meringkuk di jeruji besi sel tahanan Polsekta Medan Baru.

Berdasarkan keterangan tersebut bahwasanya "korban dilarikan ke Rumah Sakit karena mengalami luka-luka, sehendak baru pulang kerja. Empat hari juga dirawat di rumah sakit. Pertama, dia (korban) di-scan kepalanya di RS Colombia. Kemudian dilarikan ke RS Martha Friska, ucap Ayok.

Sambung Ayok, setelah empat hari korban dibawa pulang ke rumahnya. "Setelah pulang dari rumah sakit, dia (korban) mengalami trauma. Enggak banyak ngomong. Dan akhirnya Helen pun meninggal dunia, " ungkap Ayok.

Tambah Ayok mengatakan  bahwasanya Helen dikremasi di Vihara Borubodur. "Kita sebagai warga negara sangat berterima kasih kepada polisi khususnya Polsek Medan Baru yang dipimpin oleh Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronni Bonic yang sudah mengungkap dan menangkap para pelaku atas peristiwa yang dialami adik saya. Ya kita minta para pelaku itu dihukum seberat-beratnya,"harabnya.

Sementara itu Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronni Bonic melalui Panit I Reskrim Polsekta Medan Baru, Iptu Aryya Nusa Hendrawan yang didampingi Panit Reskrim II Ipda Galih Y Mubaroq menyatakan," turut belasungkawa atas meninggalnya korban Helen yang menjadi korban aksi begal. Meski sudah banyak sindikat pelaku begal yang diamankan, pihaknya tetap terus berupaya mengurangi tindak pidana kejahatan jalanan tersebut.

"Dalam hal ini bahwasanya kita tetap akan terus melakukan giat patroli di lokasi yang rawan aksi begal, demi kenyamanan warga masyarakat Kota Medan, khususnya di Wilkum Polsek Medan Baru, "pungkas Arya. (Rn)
Leave A Reply