INTAIKASUS.COM - Suasana Ruang Tahanan Polsek (RTP) di Mapolsek Percut Sei Tuan, seketika ramai. Pasalnya, salah seorang, penghuni sel mengalami sakit dan kejang-kejang. Hal itu diketahui, setelah beberapa penghuni sel lainnya berteriak minta tolong kepada petugas piket yang sedang berjaga.
Akibatnya, para penghuni lainnya cemas dan pengunjung tahanan yang lain jadi heboh. Bahkan petugas kepolisian turut panik. Aiptu, H. Manurung, petugas sel bersama petugas lainnya langsung mengeluarkan penghuni sel yang sakit tersebut.
"Tolong pak, ada yang sakit ini, dia sudah kejang-kejang," teriak salah seorang penghuni sel lainnya. Mendadak aktivitas di Polsek Percut sempat berhenti.
Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Lesman Zendrato yang sedang menerima tamu dari seluruh Ketua Penggarap lahan, pun keluar melihat kejadian tersebut.
Setelah mengetahui hal itu, Kapolsek memerintahkan anggotanya untuk menyegerakan membawa penghuni sel yang sakit itu ke Rumah Sakit Haji Medan.
"Bawa dulu ke Tumah Sakit, cepat," perintah Kapolsek kepada anggotanya.
Namun saat dikonfirmasi wartawan identitas tahanan yang sakit serta penyakit yang dialaminya, Zendrato enggan berkomentar. "Gak tau saya, nanti ya," ucapnya, sembari berlalu.
Namun dari amatan wartawan, terlihat penghuni sel yang sakit tersebut memegangi bahagian perutnya saat digotong oleh beberapa petugas dan dimasukan ke dalam mobil untuk dibawa ke Rumah Sakit.
Salah seorang petugas Polsek Percut yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, kalau tahanan yang sakit tersebut merupakan pelaku kasus penggelapan kereta dan diduga mengalami sakit sesak nafas.
" Katanya sih sakit sesak nafas, tapi gak tau juga kita. Tahanan itu pelaku kasus ranmor," sebut petugas yang ikut membantu tahanan yang sakit itu. (Red)