Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

Kasat Lantas Polrestabes Medan, Kompol Tengku Rizal Moelana

INTAIKASUS.COM — Permasalahan kemacetan di Medan bukanlah cerita baru. Namun, sampai saat ini kemacetan semakin parah di beberapa tempat dikota medan.

Kepala Satuan Lalu-lintas (Kasatlantas) Kepolisian Resor Kota Besar Medan, Tengku Rizal Moelana menyebutkan, bahwa perlu gebrakan yang luar biasa untuk membenahi lalu-lintas di Medan.

"Tahapan ini harus kita jalani, tak bisa diam-diam langsung selesai. Harus ada "orang hebat" yang bisa menjadi pendorong semangat kita di sini, seperti di Surabaya, ada Bu Risma. Februari saya menjabat Kasat, saya amati setiap kecamatan punya titik kemacetan, ini sudah mengakar dan sulit kalau hanya berharap dengan petugas kepolisian dan dishub. Masyarakat dan pemerintah harus punya perspektif yang sama," Ungkap Kasat Lantas Tengku Rizal Moelana Sabtu (8/10/2016).

Rizal juga meminta Pemko Medan memberikan kenyamanan dan keamanan di angkutan kota. Ia menyebut angkutan kota saat ini tak nyaman untuk sarana transportasi masyarakat.

"Kita naik angkot rapi, turun uda jelek. Naik angkot pakai baju putih turun sudah baju cokelat. Angkot harus nyaman, harus aman, jadi masyarakat memilih naik angkot dari pada naik transportasi. Di Medan harus ada angkot bersih lah, kalau pemerintah gak bisa serahkan kepada swasta saja," Tegasnya.

Tak ketinggalan, ia juga mengkritisi pola komunikasi antar instasi yang ada di Medan. Ia mencontohkan bahwa Dinas Bina Marga tidak berkoordinasi dengan pihaknya saat memperbaiki berbagai infrastruktur jalan.

" Kalau di forum seperti ini kita mudah berkoordinasi. Seperti diskusi dengan pak wali kota dan para kadis, semua sepakat untuk satu visi dan saling berkoordinasi. Tapi nanti di lapangan nol, tidak dijalani.

" Seperti perbaikan jalan yang dilakukan Bina Marga. Tidak ada koordinasi dengan kami sehingga banyak jalan macet. Seharusnya kan didiskusikan dulu baru dibangun. Kalau mau lancar harus tertib, kalau enggak mau tertib jangan mimpi untuk lancar," tandasnya. (Rn)

Leave A Reply