Ilustrasi
INTAIKASUS.COM - Kawanan begal berhasil menggondol sepeda motor Budi (42), Warga Lorong Pribadi, Kelurahan Tanjung Sari, saat melintas di Kompleks Tasbih I Jalan Setia Budi, Kamis (27/10/2016). korban hanya bisa gigit jari setelah sepeda motor kesayangannya dibawa kabur.
Peristiwa ini berawal ketika pelaku datang ke tempat Budi bekerja, yaitu di toko Sentral Agung Furniture Jalan Setia Budi, Pasar V, Tanjung Sari, Sunggal. Saat itu, pelaku pura-pura memesan peralatan lengkap untuk lamaran menikah yakni, springbed, lemari dan meja rias.
" Katanya dia mau nikah, jadi pesan-pesan barang untuk antaran nikah. Lalu dia menyuruh saya datang untuk mengambil uang pesanan itu ke Kompleks Tasbih I Blok 11," aku korban.
Namun, setelah sampai di alamat tersebut korban diajak pelaku untuk mengambil uang ke Bank. Tak merasa curiga, korban pun membonceng pelaku menggunakan motor yang baru diangsur dua pekan itu. Keduanya berkendara dengan motor Vario baru milik korban menuju Bank.
Dalam perjalanan, persis di dekat lapangan sepakbola Tasbih, pelaku langsung menempelkan pistol ke perut korban sembari menyuruh berhenti dan jangan teriak.
" Pas mau di jalan ke Bank itulah ditempelnya pistol ke perut aku bang. Terus diancamnya aku dan aku disuruh diam, kalau berteriak aku ditembaknya," ujarnya lagi.
Dalam keadaan gemetaran, korban hanya bisa menuruti perintah pelaku dan merelakan motor yang belum ada nomor polisi itu dibawa kabur pelaku.
" Sial kalilah aku bang, baru dua minggu kupakai, belum ada platnya. Aku DP Rp 5 juta di showroom," sesalnya.
Tak ingin tinggal diam, korban sempat menanyakan sekuriti siapa pemilik rumah di Blok D 11 tersebut. " Kutanya sekuriti rupanya rumah itu kosong bang," terang Budi.
Polisi yang mendapatkan laporan langsung turun ke TKP untuk mengecek TKP. Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu Nur Istiono mengatakan sudah menerima laporan korban perampokan dengan modus membeli peralatan perabotan.
" Laporannya sudah kita terima," pungkas Nur. (Rn)