INTAIKASUS.COM - Pedagang Pusat Pasar kembali diresahkan dengan adanya aksi tindak pencurian. Pasalnya, sebanyak lima toko yang berada di lantai III berhasil dibobol kawanan maling.
Informasi yang diperoleh dilapangan, Jumat (30/9/2016), kelima toko yang digasak kawanan maling, yakni Toko Tresia yang menjual celana jeans dan baju milik Tuti, Toko Jam Mandiri, Toko Mas dan Permata Jaya Baru, milik Jusman dan dua toko mas lainnya tidak memiliki nama.
Salah seorang saksi mata, Rendi mengatakan, aksi pencurian terhadap toko-toko diketahui sekira Pukul 07.00 WIB pagi. Di mana kondisi pintu sudah dalam keadaan terbuka. Selain itu, keadaan barang-barang di dalamnya sudah berserakan.
" Tadi pagi bang kami tahunya toko kami telah dibobol maling," terang pegawai Toko Baju Tresia kepada wartawan. Hal yang sama juga diungkapkan Juliana (18), warga Tembung, toko jam tempatnya bekerja juga dibobol kawanan maling.
"Maling-maling itu mencongkel pintu toko jam ini. Akibatnya, beberapa jam yang bermerk berhasil disikat pelaku," ujarnya sembari mengaku tak menyangka aksi pencurian tersebut.
Ironisnya, kawanan maling semakin beringas dimana toko penjualan emas yang ada di lantai I Pusat Pasar, milik Jusman juga diacak-acak pelaku. Alhasil, beberapa batu akik raib dibawa kabur pelaku.
"Cuma beberapa batu akik yang hilang bang. Ya kalau emas enggak sampai mereka curi," jelas Jusman.
Akibat aksi pencurian tersebut para pedagang mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.
Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Medan Kota, AKP Martuasah Tobing, mengaku belum menerima laporan para pedagang yang menjadi korban pencurian.
"Belum ada kita terima laporannya. Terima kasih laporannya ini, anggota langsung kita lakukan lidik," akunya. (Red)