INTAIKASUS.COM - Ratusan warga berbondong-bondong menuju Jalan Pembangunan Kp Susuk, Kel. Selayang, Kec. Medan Selayang, karena mendapat kabar penghuni indekos ditemukan tewas dengan posisi telungkup, Sabtu (5/11) malam.
Salah seorang penghuni kos bernama Darwin Tarigan (56), yang berada bersebelahan dengan kamar kost Clara Tarigan (52), pertama kali menemukan jasad korban dan memberitahukan pada warga dan dilanjutkan kepetugas ke Polisian Polsek Medan Sunggal, guna dilakukan pemeriksaan kondisi tubuhnya.
" Tadi saya cium aroma tidak sedap dari dalam kamarnya. Begitu saya lihat, ternyata ada darah mengalir dari bawah pintu kamar korban yang sudah kering," ucapnya.
Temuan tersebut langsung dikabarkan ke pihak kepolisian Polsek Sunggal. Dan beberapa menit kemudian, setelah mendapatkan informasi tersebut, petugas tiba di lokasi dan melakukan olah TKP. Dibantu oleh Kepala Lingkungan, pemilik kost dan beberapa saksi-saksi, petugas berhasil membuka paksa pintu kamar korban.
" Setelah kita mendapatkan informasi, langsung turun ke lokasi dan menemukan korban dalam kondisi telungkup dibawah lantai kamar kos nya. Tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan dari tubuh korban, saat dilakukan pemeriksaan luar dari jasad korban," jelas Kapolsek Sunggal, Kompol Daniel Marunduri kepada wartawan.
Masih kata Daniel, pemilik kost yang merupakan abang sepupu korban menjelaskan bahwa korban menderita penyakit stroke yang diduga penyebab kematian korban.
" Keterangan pemilik kos, bahwa korban sudah lama menderita penyakit stroke dan bahkan diduga telah mengidap komplikasi, sehingga diduga kuat adalah penyebab kematian korban," jelasnya.
Bahkan pihak keluarga korban bermohon agar petugas tidak melakukan autopsi terhadap jenazah korban.
" Atas permintaan keluarga, jenazahnya tidak kita autopsi dan mereka ikhlas atas kematiannya. Dimana kita juga melihat tidak adanya tanda-tanda penganiayaan, sehingga jenazah korban kita kembalikan kepada keluarganya untuk dimakamkan," ungkapnya. (Red)