INTAIKASUS.COM - Walikota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi menerima kunjungan Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia (Pengcab TI) Kota Medan di rumah dinas Walikota Jalan Sudirman Medan. Selain bersilaturahmi dan memperkenalkan diri, para pengurus yang baru terpilih ini mengundang Wali Kota untuk menghadiri pelantikan mereka di Hotel Garuda Plaza Medan, Sabtu (6/11) mendatang.
Walikota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi didampingi Kadis Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan, Abd. Azis mengucapkan selamat atas terpilihnya kepengurusan Pengcab TI Kota Medan periode 2016-2020. Dia berharap para pengurus dapat menjalankan amanah itu dengan baik, sehingga taekwondo mampu mengharumkan nama Kota Medan baik di tingkat nasional maupun internasional.
Menyikapi permintaan agar sekolah-sekolah membuka dojo, Eldin pun sangat mengapresiasi dan mendukungnya. Untuk itu dia minta agar Pengurus Pengcab TI dan Kadispora Kota Medan bersinergi dengan Dinas Pendidikan, agar taekwondo bisa masuk di sekolah-sekolah. "Selain akan menghasilkan bibit-bibit taekwondo berbakat, kita berharap para siswa tidak melakukan perbuatan negative seperti terlibat narkoba maupun kenakalan remaja lainnya," kata Wali Kota.
Ketua Pengcab TI Kota Medan periode 2016-2020, Muhammad Syafi'i SE MM didampingi Sekretaris M Amel Siregar, Norbel, Ajeng Artadinata, Ahmad Sumarno dan Syafrizaldi mengatakan, mereka mendapat amanah untuk duduk di kepengurusan, guna memajukan cabang bela diri asal Korea ini di Kota Medan. Oleh karenanya sebelum dilantik dan menjalankan program, Syafi'i terlebih dahulu memperkenalkan kepengurusan yang dipimpinnya kepada Wali Kota. Di samping itu mereka juga minta dukungan penuh dari mantan Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Medan ini, sehingga taekwondo maju dan berkembang, terutama bagi kalangan generasi muda.
"Jadi kedatangan kita kemari untuk minta masukan dan arahan dari Bapak Wali Kota, sehingga kita dapat memajukan taekwondo di Kota Medan. Apabila taekwondo maju dan berkembang, tentunya ini mendukung keinginan Pak Wali untuk menjadikan Medan sebagai kota atlet," kata Syafi'i.
Dalam upaya memajukan dan mengembangkan taekwondo di ibukota Provinsi Sumatera Utara ini, Syafi'i mengatakan pihaknya usai pelantikan, telah menyiapkan satu program yang secepatnya dilakukan yakni membuka dojo di sekolah-sekolah, termasuk instansi pemerintahan sehingga taekwondo semakin membumi di tengah masyarakat. "Tidak hanya itu, kita berharap melalui pembukaan dojo di sekolah-sekolah ini akan melahirkan taekwondoin muda yang berprestasi. Apalagi kita sudah menggelar kejuaraan taekwondo untuk usia 8 tahun. Selain dapat menguasai bela diri sejak usia belia, kita juga ingin mengajak para siswa menjauhi perbuatan negatif, terutama narkoba dengan berlatih taekwondo," jelasnya.
Atas dasar itulah Syafi'i minta dukungan penuh dari Wali kota dengan memberikan rekomendasi, sehingga sekolah-sekolah yang ada mampu membuka dojo untuk siswanya berlatih taekwondo. "Semoga dengan dukungan yang diberikan Pak Wali, taekwondo semakin bergeliat di Kota Medan," harapnya. (Red)