INTAIKASUS.COM - Beginilah kalau sudak mengkomsumsi Narkoba, kecanduan hingga sampai famili pun dirampok untuk mendapatkan siputih. Namun, setelah ditangkap Polisi, nyali perampoknya sudah habis. Diketahui, saat pelaku Sn alias Saai (32), menangis di kantor polisi, Sabtu (10/12/2016).
Tangisan pecandu narkoba ini tak henti, seperti anak kecil, meski polisi sudah memintanya diam, tapi tetap saja dia menangis. Saat ini pecandu narkoba ini, masih diperiksa secara intensif di Mapolsek Tanjung Beringin. Warga Dusun I Kampung Baru, Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), ini ditangkap polisi di rumahnya.
Kasus perampokan ini berawal saat tersangka kebingungan tak punya uang untuk membeli sabu. Pendek akal, tersangka pun merencanakan perampokan terhadap saudaranya sendiri, Saibun (60), yang tinggal tak jauh dari rumahnya.
Lalu sekira pukul 14.00 WIB di siang bolong, tersangka pun menjalankan rencana jahatnya. Dengan memakai sebo (topeng dari kain) dan sebilah pisau, tersangka masuk ke rumah Saibun. Ia berhasil masuk setelah membuka pintu dapur.
Saibun yang saat itu berada di dalam rumah langsung shock. Pasalnya tersangka menodongkan sebilah pisau ke lehernya. "Serahkan uangmu atau kubunuh," ancam tersangka kepada Saibun.
Saat tersangka lengah, Saibun langsung melompat dan kabur dari rumah, dan berteriak minta tolong. Sementara tersangka langsung bergerak cepat mengambil uang Rp 500 ribu dari laci warung milik saudaranya, dan melarikan diri. (Net)