Ilustrasi
INTAIKASUS.COM - Imigrasi Kelas I Khusus Medan mencatat ada sekitar 470 imigran gelap yang masuk ke Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara sepanjang 2016. Demikian hal ini dikatakan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan, Drs Lilik Bambang Lestari melalui Kasi Pengawasan, Andriw Guntur, di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Medan, Senin (19/12/2016).
" Ini merupakan jumlah yang lebih banyak dari pada tahun sebelumnya. Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan pihaknya lebih banyak menangkap para imigran gelap tersebut di 2016 ini," jelas Guntur.
Ditahun lalukan kita terfokus di Pangkalan Susu memantau para imigran gelap yang menjadi pengungsi dan pencari suaka di daerah tersebut. Tahun ini, sesuai dengan perintah Dirjen Keimigrasian kepada kita untuk program penegakkan hukum Keimigrasian," bebernya.
Ia menganggap bahwa banyaknya para imigran gelap memasuki kawasan Indonesia terkhususnya di Medan merupakan pengaruh kondisi global.
" Kalau tujuan mereka untuk menyusup, kecil kemungkinan. Namun, menurut amatan kami selaman ini, bahwa faktor mereka kemari adalah akibat pengaruh kondisi global dan ekonomi dunia serta kondisi dalam negeri mereka sendiri. Bahkan setelah kita telusuri, ternyata mereka kebanyakan korban penyeludupan manusia," tegasnya.
Sambungnya menuturkan, sudah ada 61 orang yang kita deportasi, sepanjang awal tahun 2016 hingga hari ini. Besok sampai akhir tahun kemungkinan bisa bertambah lagi jumlahnya. (Red)