INTAIKASUS.COM - Aksi nekat dilakukan korban karena masalah rumah tangga, untung Pak Doni membantu menyelamatkannya, dan korban sudah sadar, "ujar Kombes Sandi Nugroho yang memuji dan memberi apresiasi atas tindakan cepat dan spontan dari Stafnya.
Menurut AKBP Doni Sembiring, kejadian siang itu terjadi saat bersama supir AKBP Doni hendak pulang dari Kantor Polda Sumut usai mengikuti kegiatan rapat. Ketika sampai di bawah jembatan fly over Amplas – Patumbak, AKBP Doni melihat seorang wanita nekat hendak melakukan aksi bunuh diri dengan cara menjatuhkan diri dari jembatan fly over tersebut.
Diduga korban bunuh diri dengan cara menjatuhkan diri dari jembatan tersebut disebabkan masalah rumah tangga dengan suaminya.
Melihat korban terkapar di aspal usai terjatuh dari jembatan,AKBP Doni spontan turun memberikan bantuan dan mengangkut di Mobil Patroli yang dikendarainya untuk menyelamatkan nyawa korban yang kritis.
Dengan kecepatan tinggi korban diboyong ke Rumah Sakit Mitra Sejati Jln. Titi Kuning Medan. Segera korban mendapatkan pertolongan pertama di ICU, dan sampai saat ini si korban sudah sadar. Secara kasat mata, terlihat korban mengalami luka Patah badan dan kakinya luka sebelah kiri. Saat mendapat pertolongan awal, AKBP Doni melihat korban nafasnya ketika itu sudah tersenggal - senggal seperti hendak menghembuskan nafas terakhir.
" Ini pengalaman berharga dan takkan terlupakan, dada saya bergemuruh saat memberikan pertolongan", ujar Doni Sembiring yang meyakini bahwa aksi kemanusiaannya itu untuk menyelamatkan nyawa manusia. Wanita malang itu bernama Laura Sinaga usia 25 tahun, warga Jln. Tuba 4 Perjuangan Medan. (Red)