Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Dua bandar narkoba Jaringan Internasional berhasil ditangkap petugas BNN Pusat, dalam satu penyergapan di jalan Ringroad Kelurahan Tanjung Sari Kecamatan Medan SelaySang, Medan Sumatera Utara, Minggu (19/2) dinihari.

Selain menyita narkoba jenis sabu seberat 20 kg, petugas BBN juga terpaksa menembak mati salah seorang bandar karena mencoba melarikan diri.

Informasi yang dihimpun,  keberhasilan penangkapan ini setelah BNN mengetahui kalau target operasinya berada dikawasan Ring Road, Medan.Tanpa membuang waktu petugas BNN langsung menuju lokasi yang dimaksud. Selang beberapa saat kemudian kedua target nampak melintas mengendarai mobil Panther BK 9699 DD warna hitam.

Selanjutnya petugas dibawah komando AKP Arief mengejar para terduga bandar narkoba.Namun rupanya kedua Target Operasi ini menyadari kalau perjalananya sedang dibuntuti petugas. Aksi kejar-kejaranpun terjadi, tak mau buruannya kabur petugas melakukan penghadangan mobil yang dikendarai para bandar narkoba tersebut didekat Trafic Light kawasan Ringroad.

Namun ketika mobil tersebut digeledah, salah seorang diantara mereka keluar dari mobil dan mencoba melarikan diri. Petugas terpaksa menghentikannya dengan memberikan dua kali tembakan peringatan namun hal ini tidak dihiraukan. Akhirnya terpaksa petugas melakukan tembakan mematikan ke arah tubuh pelaku bandar narkoba tersebut dan ahirnya tewas.

Dari dalam mobil, petugas menemukan tas ransel yang berisikan narkoba jenis sabu-sabu seberat 20 kg, kemudian jenazah bandar narkoba ini dibawa petugas ke Rumah Sakit Brimob Polda Sumut sedangkan mobil tersangka dibiarkan begitu saja di TKP sehingga menjadi tontonan masyarakat yang melintas dan yang ingin menyaksikan penangkapan ini.

Kabid Pemberantasan BNNP Sumut, AKBP Agus Halimudin membenarkan kejadian ini,  namun ia belum bisa memberikan informasi lebih lanjut karena masih dalam tahap pengembangan.
" Sabar ya rekan-rekan, kata Agus kepada awak media melalui telepon", nanti kalau ada perkembangan akan kita kabarin." ucapnya.

Sementara itu, dilokasi kejadian tampak dipasangi Garis Polisi agar masyarakat yang melihat tidak dapat memasuki lokasi yang bisa mengakibatkan rusaknya tempat kejadian perkara. (Red)
Leave A Reply