INTAIKASUS.COM - Sebanyak 14 jahitan dikepalanya akibat di kroyok 2 orang, Tupak Harianja (45), warga Jalan Turi Rumah Panjang, kecamatan Medan Kota, Kelurahan Siderejo I, yang sehari- hari bekerja sebagai supir serap angkot koperasi pengangkutan umum (KPUM) 64, mendatangi Polsek Patumbak guna membuat laporan.
Kejadian ini berawal, sepulang kerja membawa angkot milik teman nya,Tupak selalu menunggu istri nya Saba Indriani (38) yang berjualan warung tuak di Terminal Terpadu Amplas. Pasangan suami istri (pasutri) ini selalu pulang bersama walaupun tutup nya sering larut malam, pada malam itu terjadi lah cekcok mulut antara Tupak dengan istri nya dan Sianturi serta Uli manurung pun duduk disitu sambil main kartu joker.
Karena tidak senang melihat Tupak ribut sama istri nya dan merasa terganggu, Uli dan teman nya memarahi Tupak sambil mendorong dan langsung memukul menggunakan broti,batu dan gelas.
" Akibat dikeroyok dua, akupun terjatuh, sedangkan kepalaku robek serta mengucurkan darah terus-menerus," terang Tumpak.
Walau sudah tumbang, namun kedua pelaku menghajarnya secara membabi buta. Akhirnya dalam berdarah-darah Tumpak berusaha kabur dari kedua pengeroyoknya. Namun, keduanya seperti enggan melepaskan korbannya, dan mengejar Tumpak sambil meneriaki, maling, maling.
" Diteriaki maling, akupun terus lari, untung saja jumpa Angkot, terus akupun numpang Angkot itu. Tapi itupun aku hampir saja ketangkap, ditariknya bajuku. Beruntung, Angkot cepat jalan," ujar Pria yang berprofesi sebagi supir Angkot 64 ini.
Selanjutnya Tumpak Harianja mendatangi rumah abang kandungnya, yang ada di Jalan Turi. Dari Jalan Turi itulah Tumpak dilarikan ke Rumah Sakit Bahagia Medan, guna mendapat perawatan medis. Dikatakan Tumpak, selama ini dirinya telah menduga, bahwa Sianturi nekat menganiaya dirinya, karena selama ini Sianturi terlibat hubungan terlarang dengan istrinya.
Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Fery Kusnadi saat di konfirmasi terkait penganiayaan terhadap Tumpak Harianja, membenarkan kalau korban telah membuat laporan.
"Iya, laporanya sudah di terima, dan akan segera kita tindak lanjuti," ujarnya singkat. (Dn.Barus)