INTAIKASUS.COM - Kedatangan Ahmad Riadi (16) warga Jalan Sempurna Pasar VII Tembung, Gang ikhlas, Percut Sei Tuan, bersama orangtuanya guna menghadirkan saksi kepada petugas penyidik. Hal itu guna melengkapi laporan pengaduan Ahmad Riadi, yang menjadi korban penembakan yang dilakukan pelaku berinisial P, pada Senin (15/5/2017) kemarin.
" Kejadian bermula, saat itu dua temanku yaitu Afin dan Pajar, hendak pergi kewarung di Jalan Pasar VIII Tembung, untuk membeli rokok dan makanan.
Saat menuju ke warung, dua teman korban melintas disamping rumah pelaku. Tak lama kemudian, pelaku keluar dari rumahnya dan langsung marah-marah sembari mengatakan "siapa yang melintas disamping rumahku", kata Ahmad Riadi kepada wartawan di Polsek Percut Sei Tuan.
Lanjutnya menceritakan, Pas pelaku bertanya, kami langsung menjawab, bahwa yang melintas tadi adalah teman kami. Setelah bertanya, pelaku kembali masuk kedalam rumahnya. Tak berapa lama, tiba-tiba saja pelaku kembali keluar sembari menenteng senapan angin dan menembakannya ke arah tanah sebanyak 3 kali.
" Saat itu juga kawan – kawanku langsung lari. Karena merasa tidak ada salah sama pelaku, aku diam saja. Setelah itu, aku berjalan meninggalkan pelaku. Tapi, saat aku berjalan sekira 20 M, tiba-tiba paha aku sebelah kanan ditembak pelaku dengan senapan anginnya. Selanjutnya, dengan kondisi kaki berlumuran darah aku pulang kerumah," terangnya.
Setelah kejadian penembakan itu, Ahmad Riadi bersama orangtuanya, pada Selasa (16/5/2017) siang, mendatangi Polsek Percut Sei Tuan guna membuat laporan polisi dan laporannya telah diterima petugas.
Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Iptu Philip Purba ketika dikonfirmasi wartawan melalui Whatsapp pribadinya terkait laporan korban apakah sudah ditindaklanjuti apa belum. Namun, sampai berita ini dikirimkan, Kanit Reskrim belum memberikan keterangan apa pun. (Tim)