INTAIKASUS.COM - Tim gabungan Jatanras Polda Sumut, Polres Pelabuhan Belawan, Polsekta Medan Labuhan, Polres Tapsel, Polsek Batang Toru di bawah pimpinan Kasubdit 3 Reskrimum Polda Sumut, AKBP Faisal Napitupulu, SIK. berhasil mengejar otak pelaku pembunuh Aipda Jakamal Tarigan di tempat persembunyiannya Tapanuli Selatan.
Soza Naulo Lembu (35) yang kesehariannya sebagai pengangguran atau lebih dikenal sebagai begundal di tempat tinggalnya di Jalan Pembangunan Pasar 4 Tanah Garapan.
" Berawal dari permasalahan sepele dengan warga yang tidak jauh dari tempat tinggal pelaku.Dan, permasalahan tersebut telah diselesaikan Aipda Jakamal Tarigan yang juga di anggap sebagai tokoh di tempat tinggalnya. Namun segerombolan warga suku Nias yang juga sebagai penggarap di daerah tersebut tidak terima begitu saja. Dengan menyusun strategi di komandoi Soza Lembu melakukan penyerangan terhadap anggota Polisi tersebut. Lalu dengan ganasnya mereka menghabisi oknum polisi tersebut, para pelaku telah melakukan pembunuhan berencana pasal 338/340 KUHP.
Ini kronologis penangkapannya : Selasa (6/6/2016), Tim gabungan mendapatkan info keberadaan tersangka di Sibolga, berdasarkan info tersebut tim melakukan lidik ke Sibolga. Kemudian di peroleh informasi bahwa keberadaan tersangka berada di rumah saudaranya yang ada di Wilayah hukum Batang Toru.
Selanjutnya Tim bergabung dengan Polres Tapanuli Selatan dan Polsek Batang Toru, kemudian Tim menuju ke rumah tersebut. Kemudian pada Rabu (7/6/2017) sekira pukul 00.30 Wib dini hari tim melakukan penggeledahan terhadap 2 rumah di Kelurahan Ria Niate namun tidak di temukan tersangka.
Berdasarkan informasi dari saudara Januarman Halawa,bahwa tersangka berada di Dusun Aek Samata dengan kondisi Medan yang tidak bisa di lalui kendaraan. Sehingga Tim terpaksa menempuh perjalanan menyusuri bukit selama 3 jam perjalanan. Dilokasi tersebut di temukan tersangka berada di kamar dengan membawa sebilah pisau di tangan kiri, dan berusaha mencoba lari dengan menyerang petugas.
Karena dalam posisi terjepit, petugas pun melakukan tindakan tegas terukur melumpuhkan tersangka yang mengakibatkan luka tembak.Dengan kondisi Medan yang begitu sulit, tersangka dibawa petugas menuju rumah sakit untuk pertolongan namun,tersangka meninggal dalam perjalanan karena kehabisan darah. (Red)