Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Terjadi perampokan dengan menggunakan pintol mainan jenis mancis di toko peralatan rumah tangga, sehingga  menghebohkan warga di Pasar 7, Martubung, Kel. Tangkahan, Kec. Medan Labuhan, Senin (5/6) pukul 21.00 WIB.

Aksi pelaku yang merupakan karyawan sendiri itu dilakukan oleh Kordi Alami (22) yang sempat menodong pistol ke arah tokenya, Acai (47) telah diamankan di Polsek Medan Labuhan.

Begini ceritanya, malam itu karyawan yang menetap di Jalan Rawe I, Kel. Tangkahan, Kec. Medan Labuhan saat itu libur kerja lalu mendatangi tempat kerjanya. Kedatangan pria yang baru 2 bulan bekerja ini punya niat buruk, yaitu ingin merampok toke tempatnya bekerja.

Tanpa rasa curiga, tokenya tak menghiraukan pelaku main ke toko, nah, ketika toko mau ditutup, Acai mencari pelaku yang berada di dalam toko, ternyata pelaku sudah berada di lantai 3. Betapa terkejutnya Acai saat melihat pelaku sudah berada di dalam kamar, pelaku yang dipergoki langsung menodongkan pistol mainan, Acai langsung menutup pintu kamar sambil mengunci.

Toke dagangan peralatan rumah tangga itu turun keluar rumah menjerit meminta tolong kepada warga, kondisi pelaku yang telah terkurung di dalam kamar nyaris di amuk warga. Tak lama berselang, petugas Polsek Medan Labuhan mendatangi lokasi, warga yang emosi ditenangkan petugas, namun, kondisi massa tak dapat dikendalikan, polisi pun meletuskan tembakan ke udara.

Pelaku yang berada di dalam kamar lantai 3 diamankan polisi, lagi-lagi warga yang heboh mencoba ingin memukuli pelaku dan ditenangkan polisi, namun, warga tetap saja mencoba untuk menyerang pelaku. Polisi kembali mengarahkan tembakan ke udara, kemudian pelaku berhasil dibawa ke Polsek Medan Labuhan.

" Kami dengar tadi ada perampokan pakai pistol, makanya warga semua ngamuk," kata Heri, warga di sekitar lokasi.
Setibanya di kantor polisi, pelaku yang telah diamankan mengaku nekat melakukan perampokan karena kesal uang kerajinan sebesar Rp300 ribu dipotong oleh tokenya.

" Aku sakit hati, masak uang kerajinan aku dipotong, makanya aku merampok," kata Kordi di kantor polisi.
Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, AKP Ponijo dikonfirmasi membenarkan pelaku merampok menggunakan pistol mainan.

" Pelaku sudah kita amankan,  harta benda korban tidak ada  diambil pelaku," ucap Ponijo. (Rel)
Leave A Reply