Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Marak beredar uang palsu di Kota Medan belakangan ini,  Beberapa pelaku sudah ditangkap oleh pihak Kepolisian. Dan kali ini,  dua orang yang mengaku anggota TNI juga kepergok mengedarkan uang palsu.

Informasi dihimpun, kedua pria yang mengaku TNI ini ditangkap Petugas Polres Pelabuhan Belawan.
Pembuat dan pengedar uang palsu dari Gang Sosro No. 11 Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat.

Adapun nama masing- masing pelaku yaitu : Zerry Rizki Tanjung (48), warga Jalan Karya Gang Sosro No. 11 Kelurahan Karang Berombak Kecamatan Medan Barat dan M Husni Lubis warga Kelambir B,  Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang.

" Untuk pengusutan kedua tersangka pembuat dan sekaligus sebagai pengedar uang palsu langsung dibawa ke Polsek Hamparan Perak," ucap  Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Yemi Mandagi.Sik, pada Selasa,  (24/10).

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Yemi Mandagi.Sik, menjelaskan, Kedua tersangka ditangkap petugas Polsek Hamparan Perak pada hari Jumat, 20 Oktober 2017 sekitar pukul 18.00 wib. Penangkapan kedua pembuat dan pengedar uang palsu ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Hamparan Perak Kompol M Nasution SH didampingi Kanit Reskrimnya Iptu H Bonar Pohan SH.

" Saat ditangkap tersangka Zerry mengaku sebagai purnawirawan TNI AD dengan pangkat terakhir Lettu dan dia juga ngaku dari kesatuan terakhir di Korem Siantar dan  Pensiun TNI tahun 2014 yang ternyata semuanya palsu," urai AKBP Yemi.

Dari kedua tersangka, sebagai barang bukti,  petugas juga menyita uang palsu pecahan seratus ribu rupiah sebanyak 56 lembar dan pecahan 50 sebanyak 2 lembar, alat - alat pembuat uang palsu seperti computer, laptop, kertas manila, Hp, pisau carter dan sebagainya.

" Kepada petugas, tersangka mengaku bahwa berprofesi memalsukan uang sudah berjalan selama 1 tahun dengan mencetak uang palsu berkisar Rp. 200 Juta. Penangkapan kedua tersangka berkat laporan dari masyarakat setempat, dan saat ini kedua tersangka sedang dalam pemeriksaan petugas," pungkasnya. (Bbg)

Leave A Reply