Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Dalam rangka Hari Gerak Bhayangkari ke- 65 tahun 2017, Pengurus Bhayangkari Cabang se Daerah Sumatera Utara mengadakan acara Lomba Tari Tematik antar SMA dan Lomba Vocal Group antar SMP, bertempat di Aula Tribrata Polda Sumut, Bhayangkari Polda Sumatera Utara.

Perlombaan Tari Tematik tingkat SMA jumlah pesertanya 30, dan untuk lomba vocal group 45 peserta yang diikuti tingkat SMP sewilayah Sumatera Utara, pada Sabtu (14/10/2017), sekira pukul 08.30 wib.

Acara perlombaan Vocal Group dan Tari Tematik ini akan dihadiri oleh Ibu Ketua Bhayangkari Polda Sumut, Ibu Roma M Paulus Waterpauw, Ibu Wakil Ketua Bhayangkari Polda Sumut Ibu Evi Agus Andrianto, para Pengurus Bhayangkari Polda Sumut, Pengurus Cabang Bhayangkari Polda Sumut dan peserta lomba.

Sebelum acara dimulai diisi dengan ceramah Narkoba oleh BNNP Sumatera Utara AKBP Magdalena Sirait, dan ceramah Radikalisme oleh Iptu Gabriel Gultom Sik.

Ibu Ketua Bhayangkari Polda Sumut dalam sambutannya mengucapkan "selamat datang kepada para peserta lomba, dan para ibu- ibu pengurus Bhayangkari yang datang dalam acara perlombaan dalam rangka kegiatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke- 65 dan kepada panitia saya ucapkan terima kasih karena kegiatan lomba ini terlaksana dengan baik.

" Tujuan diadakan lomba ini tentu saja tak hanya sekedar ajang kebolehan prestasi masing- masing sekolah, namun lebih dari itu ajang lomba ini bertujuan sebagai salah satu wadah untuk seluruh siswa- siswi SMP- SMA untuk menunjukan kreatifitas dan prestasi yang dimilikinya dan juga diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu ajang silahturahmi untuk seluruh sekolah tingkat SMP dan SMA sedaerah sumatera utara.

Sementara itu, dari BNNP Sumatera Utara AKBP Magdalena Sirait, menuturkan, lomba ini dapat digunakan sebagai salah satu tameng agar para remaja (anak-anak sekolah) tidak lagi terjerumus kedalam kenakalan remaja yang semakin lama semakin memprihatinkan seperti narkoba dan radikalisme.

" Penyalahgunaan narkotika dan bahan-bahan berbahaya lainya sangat memprihatinkan kita semua karena telah merambah keseluruh lapisan masyarakat tanpa mengenal usia dan profesi, juga sudah merambah kelingkungan anak-anak sekolah. Dalam kaitan radikalisme kita tidak menginginkan kelompok jagoan (preman) berkembang tidak terkendali seperti kelompok kejahatan yang bertahun-tahun membentuk karakter yang menguasai jaringan perdagangan narkotika dan senjata, serta menebar teror ancaman kekerasan, penculikan, pembunuhan dan radikalisme," ungkap  Magdalena.

Dalam kesempatan itu, Iptu Gabriel Gultom Sik. turut menjelaskan bahwa perlu mendapat dukungan dari masyarakat serta lintas sektoral untuk ikut aktif dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba khususnya di Sumatera Utara, dimana kita melihat upaya hukum Polisi yang tegas, mari kita dukung apa yang sudah menjadi komitmen Polri dalam melaksanakan tugas secara profesional, proporsional dan procedural sehingga siapapun yang terlibat akan ditindak dengan tegas," ujarnya. (Rina)

Leave A Reply