Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Rabu  01 Nopember 2017 pukul 07.30 Wib bertempat di Lapangan Merdeka Medan,  dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Ops Zebra Toba – 2017 dalam rangka Penegakan Hukum dan Meningkatkan Kesadaran Serta Kepatuhan Masyarakat dalam Berlalu Lintas di Wilayah Provinsi Sumatera Utara.

Sebagai irup Gubernur Sumatera Utara Ir.H.Tengku Erry Nuradi,Msi dan dihadiri oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw, Waka Polda Sumut Brigjen Pol Agus Andrianto, SH, Ketua DPRD, Ka BNNP Sumut, Wakil Walikota Medan, Para Pejabat Utama Polda Sumut dan yang mewakili Forkopimda. Operasi Zebra akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 01 s/d 14 Nopember 2017. 

1. Mewujudkan dan memeliharan keamanan, keselamatan dan kelancaran serta ketertiban berlalu lintas (kamseltibcarlantas).
2. Meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.
3. Membangun budaya tertib berlalu lintas.
4. Meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.

Empat poin diatas merupakan hal yang komplek, tidak bisa ditangani oleh Polantas sendiri, melainkan sinergitas antara pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar masalah dan solusinya yang diterima dijalankan oleh semua pihak dalam melaksanakan UU tersebut diatas. Kepada seluruh Stake Holder untuk mampu mempersiapkan langkah-langkah antisipasi baik secara taktis maupun teknis dan strategis agar potensi pelanggaran kemacetan serta kecelakaan lalu lintas yang terjadi bisa di minimalisir sehingga tercipta kamseltibcarlantas yang mantap, untuk menindaklanjuti kebijakan nawacita Presiden RI yang menjabarkan dengan program prioritas Kapolri yaitu Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya) yang berisi 10 program dan 1 quick wins.

Untuk mewujudkan program dan kebijakan tersebut Polri sebagai penggerak revolusi mental guna mewujudkan citra positif, Kepolisian Negara RI khususnya Polisi Lalu Lintas yang didukung oleh Satuan Fungsi lainnya dengan melibatkan para pemangku kepentingan akan melaksanakan Operasi Zebra – 2017 sebagai cipta kondisi Operasi Lilin tahun 2017 dan Tahun Baru 2018.  

Operasi Zebra tahun 2017 ini  yang menjadi sasaran di fokuskan pada satu target yaitu kendaraan bermotor yang melawan arus kecuali di jalan tol disesuaikan dengan pelanggaran di jalan tol seperti naik turun penumpang, melintas di bahu jalan, menggunakan rotator / lampu blitz / Strobo serta plat nomor yang tidak sesuai spektek  dengan dilakukan penegakkan hukum terhadap sasaran prioritas yang dapat mendorong Operasi Zebra tahun 2017,  dengan tercapainya tujuan Operasi yaitu meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, meminimilisasi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas, serta terwujudnya situasi kamseltibcarlantas menjelang perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 01 Januari 2018. 

Amanat UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu lintas dan angkutan jalan raya bagaimana untuk :
Amanat Kakorlantas Polri yang dibacakan oleh Gubernur Sumatera Utara mengatakan Apel Gelar Pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan berhasil sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.

Perlu diketahui data jumlah kecelakaan Operasi Zebra tahun 2016 sejumlah 2.623 kejadian mengalami penuruan 518 kejadian (-16%) dibanding periode sebelumnya tahun 2015 berjumlah 3.141 kejadian. Jumlah korban meninggal dunia Operasi Zebra tahun 2016 berjumlah  649 orang, mengalami penuruan sejumlah 129 orang (-17%) dibandingkan periode sebelumnya di tahun 2015 sejumlah 778 orang.

Jumlah pelanggaran lalu lintas tahun 2016 berjumlah 356.101 pelanggaran dengan jumlah tilang sebanyak 228.989 lembar, teguran 127.112 lembar guna mengatasi permasalahan lalu lintas perlu dilakukan beberapa upaya untuk menciptakan situasi kamseltibcarlantas dengan memberdayakan seluruh Stake Holder supaya dapat diambil langkah-langkah komperhesif dan menyelesaikan permasalahan lalu lintas dengan tuntas, oleh sebab itu diperlukan koordinasi bersama antar instansi pemerintah yang bertanggung jawab dalam membina dan memelihara kamseltibcarlantas. (Rel)
Leave A Reply