Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Terkait penggerebekan Narkoba di Jalan Yong Panah Hijau (YPH) Lingkungan 7, Kel Labuhan Deli, Kec. Medan Labuhan, personil Polsek Medan Labuhan lakukan Aksi Koboi sehingga petugas Polsek Medan Labuhan dihadang puluhan warga masyarakat pada Sabtu, (16/12/2017) sekira jam 15.30 Wib.

Takut diserang warga, petugas Polsek Medan Labuhan lepaskan tembakan. Ricky (21) yang saat kejadian itu berada di lokasi kejadian (pulang dari jemput adik kerja-red) diterjang peluru nyasar, Akibatnya Ricky ngerang kesakitan dan dilarikan keluarga ke RSU Imelda Medan.
           

Menurut keterangan keluarga korban bernama Wati yang didampingi puluhan warga dikediamannya di Lingkungan 7, Gang Jambu, Kel. Labuhan Deli, Kec.  Medan Marelan, saat dikonfirmasi awak media mengatakan, "merasa kesal sekali dengan prilaku oknum Polisi yang tidak profesional dalam menjalankan tugas dan sangat mengecam tindakan oknum personil Polsek Medan Labuhan dalam menjalankan tugasnya, bagaikan koboi yang selalu mengumbar tembakan, Minggu, (17/12/2017) jam 09.00 Wib.
           

" Kami kesal dengan Polisi itu, tersangka Burhan (Bandar Sabu) sudah diamankan dan masuk ke dalam mobil petugas, tapi kenapa Polisi itu masih keluarkan tembakan membabi buta bagaikan koboi hingga menembak ponakan saya (Ricky), kami tidak senang dan akan menuntut Polisi kampungan itu", ucap Wati dengan nada emosi dan kesal.
           

Saat kejadian berlangsung, 4 orang petugas Polsek Medan Labuhan bermaksud amankan Bandar sabu Burhan alias Bur dari tempat persembunyiannya di Lingkungan 7, Kel. Labuhan Deli, Kec. Medan Marelan.
           

Dalam penggerebekan tersebut, masyarakat yang mengetahui hal tersebut langsung mengerumuni petugas seakan hendak menyelamatkan Burhan dan tak mau bermasalah, petugas Polsek Medan Labuhan coba ingatkan masyarakat dengan mengeluarkan tembakan beberapa kali namun sangat disayangi peluru yang ditembakkan petugas tersebut nyasar dan tepat mengenai bagian hulu hati Ricky.
           

Melihat Ricky mengerang kesakitan, warga masyarakat segera selamatkan Ricky ke RSU Imelda Medan, sementara petugas Polsek Medan Labuhan tinggalkan lokasi dan amankan tersangka Sabu ke Mapolsek Medan Labuhan.
           

Sampai berita ini terkirim, kondisi Ricky masih di ruang ICU RS Imelda Medan dan peluru nyasar yang ditembakkan petugas Polsek Medan Labuhan berhasil dikeluarkan oleh petugas medis dari tubuh Ricky (Peluru nyasar ke hulu hati dan turun ke bagian ginjal-red).

" Ricky sekarang di ruang ICU, peluru yang mengenai hulu hati Ricky turun ke bagian ginjal dan sekarang ini kami belum tahu bagaimana perkembangan kesehatannya", jelas Wati.
           

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Yemi Mandagi, SIK ketika dikonfirmasi melalui telephon selularnya, pada Minggu (17/12/2017) sekitar jam 12.00 WIB mengatakan, "Ricky terkena peluru nyasar pada saat amankan bandar sabu. Kita belum bisa menyalahkan petugas dan semuanya melalui proses, kita sarankan pihak keluarga untuk membuat laporan, pastinya masalah itu sudah ditangani dan kita sudah melakukan pendekatan kepada pihak keluarga", kata AKBP Yemi.
           

Lanjutnya menjelaskan,  "mengenai biaya rumah sakit tanggung jawab kita dan kondisi korban mulai membaik, kita harapkan masalah ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan", tutup Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Yemi Mandagi SIK. (Int)

Leave A Reply