Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

Kapoldasu Irjen Pol Paulus Waterpauw saat menggelar rapat bersama PJU Poldasu untuk membahas tingkat keamanan perayaan Tahun Baru 2018

INTAIKASUS.COM -  Menyongsong perayaan Malam Tahun Baru 2018 yang akan berlangsung beberapa jam lagi membuat pihak Kepolisian bekerja ekstra untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang merayakannya. Untuk itu,  Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) membuat strategi yang harus di matangkan pelaksanaannya.  Kapoldasu Irjen Pol Paulus Waterpauw mengundang sejumlah Pejabat Utama untuk menggelar rapat di Rumah Dinas Kapodasu, Minggu (31/12) sekira pukul 11.30 Wib.

Rapat yang dihadiri oleh Wakapolda Sumut, Irwasda Polda Sumut, Para PJU Polda Sumut membahas tentang Antisipasi wilayah yang rawan serta menanggulangi aksi radikalisme, terorisme dan intoleransi di wilayah Polda Sumatera Utara.

Dalam arahannya, Kapolda Sumut meminta para pejabat yang hadir untuk melakukan pemantauan situasi dan kesiapan setiap aktivitas masyarakat harus ditingkatkan. " Tunjukan kepada masyarakat kesiapsiagaan untuk mengurangi kemacetan. Ada beberapa wilayah yang harus diawasi, seperti wilayah yang rawan aksi teror, kriminalitas, macet dan rawan bencana alam, serta harus diantisipasi agar masyarakat tidak resah. Harus ada kemampuan menguasai tempat/medan dan kesiapan kita anggota Polri, manfaatkan semua sarana dan prasarana yang ada milik Brimob maupun Sabhara. Menghitung jarak tempuh alat-alat serta kemampuan penguasaan operator menggunakan sarana dan prasana yang ada," ujarnya.

Kapoldasu juga mengucapkan terimakasih kepada Pamatwil yang sudah patroli dan melaksanakan kewajibannya dengan baik, tunjukan kepada masyarakat kesiapsiagaan kita saat mudik dan perayaan tahun baru.

Selain itu, Kapoldasu juga meminta kepada Dir lantas harus mempunyai peta atau gambaran untuk memantau lalu lintas agar bisa mengantisipasi kemacetan lalu lintas.

" Masih kurangnya pembagian tugas kepada personil saat pengamanan di Pos Pam, untuk itu kepada Karo Ops agar memberikan atensi kepada Kapolres dan seluruh anggota. Ciptakan keadaan aman dan tentram kepada masyarakat, serta harus adanya peran Kepolisian mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif. Pembatasan kendaraan besar, agar Dir Lantas koordinasi untuk pengaturan jam operasionalnya. Tingkatkan kewaspadaan terhadap terorisme dan tempat-tempat yang rawan seperti rumah ibadah, tempt keramaian, pelabuhan, terminal, bandara, yang mempunyai peluang terkena aksi terorisme. Berikan tindakan tegas kepada pelaku kejahatan yang tidak memikirkan hak asasi manusia agar pelaku kejahatan mendapat efek jera," ujarnya.

Mendapat arahan tersebut, Wakapolda Sumut juga meminta kepada Kapolrestabes Medan untuk mengkoordinasi kepada Kapolres sejajaran untuk membuat pengalihan jalan agar tidak membuat kemacetan di Kota Medan dalam keadaan yang ramai.

Sedangkan Irwasda Polda Sumut juga meminta Polres jajaran untuk melakukan himbauan dikarenakan kurangnya diskresi dan himbauan Kepolisian terhadap kendaraan-kendaraan besar. "Harus ada disetiap polres tim yang siap untuk digerakan ketika ada pemasalahan tertentu," ucapnya.

Dir Sabhara Polda Sumut juga segera akan mengantisipasi kegiatan masyarakat di tempat tertentu seperti Lapangan Merdeka, Berastagi, Cemara dan lain-lain. "Melibatkan personel sudah dimaksimalkan dan mudah-mudahan berjalan dengan aman, namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Sabhara sudah menempatkan beberapa kendaraan tertentu untuk pengamanan di gereja-gereja untuk mengantisipasi pembentrokan," ujarnya.

Begitu juga Karo SDM Polda Sumut mengatakan kegiatan masyarakat akan mempengaruhi personel Polri yang ada di lapangan, karena itu Kapolres agar mengantisipasi kegiatan yang akan berlangsung di titik-titik yang rawan. "Rencana penutupan jalan di Jln. Lapangan Merdeka Medan, dapat di informasikan kepada masyarakat pada Pukul 20.00 Wib, oleh Bhabinkamtibmas sekitar dan Media, seperti Radio Swasta. Meningkatkan pengamanan Markas dan Aspol, karena personel penjaga Markas sangat minim dan harus meningkatkan kewaspadaan. Sudah digesera Pa lulusan PAG sebanyak 115 Personil untk pengamanan di Kota Medan," ujarnya. (Rn)

Leave A Reply