INTAIKASUS.COM - (Medan), Kasus penembakan hingga mengakibatkan matinya Jumingan oleh oknum perwira polisi pada Rabu malam, menjadi perhatian khusus Kapolda Sumatera Utara, Irjen Paulus Waterpauw.
Ia menghimbau kepada seluruh personel di jajaran komandonya agar berhati-hati saat membawa senjata api.
Menurutnya, kasus penembakan yang dilakukan Waka Polres Lombok Tengah, Kompol Fahrizal kepada saudara iparnya hingga tewas adalah contoh kelalaian seorang petugas.
Situasinya pun sangat pribadi sekali.
" Patuhi segala aturan. Jika ada urusan pribadi jangan membawa senpi, kecuali untuk pelaksanaan tugas," tegas Paulus Waterpauw, saat konfrerensi pers di Mapolda Sumut, Rabu (5/4).
Mantan Kapolda Papua ini juga meminta kewaspadaan personilnya dalam penggunaan senjata api.
" Waspada dalam bertindak agar tidak langsung menggunakan senjata api" katanya.
Kapoldasu berharap agar kasus seperti ini tidak terulang lagi dan polisi harus menjadi pengayom dan membuat rasa nyaman di tengah masyarakat. Kasus tersebut hingga kini belum membuahkan titik terang. Polisi masih melakukan pendalaman perkara terhadap pelaku.
Polisi telah menyita barang bukti milik Kompol Fahrizal berupa sebuah senjata api revolver, 6 butir selongsongan amunisi, 1 butir proyektil, dan 1 kartu senpi. (Red)