INTAIKASUS.COM, (Siantar) - Komandan Korem (Danrem) 022/Pantai Timur, Kolonel Arm Khoirul Hadi, SE memimpin Upacara Bendera yang terakhir kalinya di Makorem setempat, Jalan Asahan Km 3,5 Pematangsiantar, Senin (30/7/2018).
Kolonel Arm Khoirul Hadi, SE yang menjadi Inspektur Upacara (Irup) menjelaskan, dirinya sebentar lagi akan berpindah tugas ke tempat yang baru.
"Upacara hari ini adalah upacara terakhir buat saya selaku Danrem 022/PT. Karena saya telah mendapat tugas baru sebagai Irdam III/Siliwangi," ungkapnya.
Di kesempatan itu, Danrem 022/PT Kolonel Arm Khoirul Hadi membacakan langsung amanat Pangdam I/BB Mayor Jenderal TNI Ibnu Triwidodo, SIP.
Pangdam I/BB menyampaikan, pada tanggal 24 juli 2018 yang lalu, satu prestasi membanggakan ditunjukkan oleh prajurit yonif raider 100/ps, yang berhasil meng-ungkap peredaran narkoba dan perjudian di wilayah binjai dan sekitarnya, dengan barang bukti 1 Kg shabu-shabu, ratusan butir pil ekstasi dan 11 unit mesin judi jackpot beserta 8 orang sebagai pelakunya.
"Berkenaan dengan hal tersebut, atas nama komando saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih serta penghargaan yang tulus kepada Danyonif Raider 100/PS beserta prajuritnya atas prestasi yang cukup membanggakan ini," sebut Pangdam I/BB dalam amanatnya.
Pangdam I/BB menegaskan, apa yang telah ditunjukkan oleh para prajurit Yonif Raider 100/PS, merupakan salah satu bentuk komitmen institusi TNI AD, khususnya Kodam I/Bukit Barisan untuk memberantas peredaran narkoba dan perjudian, sehingga wilayah Kodam I/Bukit Barisan terbebas dari peredaran narkoba maupun penyakit masyarakat lainnya.
Namun di sisi lain, Pangdam I/BB mengaku masih saja terjadi kasus pelanggaran narkoba yang dilakukan oleh oknum prajurit Kodam I/Bukit Barisan. Hal ini mengindikasikan bahwa oknum prajurit tersebut tidak mengindahkan perintah pimpinan untuk tidak bermain-main dengan narkoba.
"Oleh karena itu, saya perintahkan para komandan satuan jajaran Kodam I/Bukit Barisan untuk lebih meningkatkan pengawasan melekat terhadap anggota di satuannya.
Laksanakan penyuluhan tentang sanksi hukum bagi para pelanggar dan dampak negatif penggunaan narkoba serta laksanakan pengecekan secara acak setiap saat kepada prajurit maupun PNS," tegas Pangdam I/BB.
Di bidang pembinaan latihan, sebut Kolonel Arm Khoirul Hadi melanjutkan amanat Pangdam I/BB, pada tanggal 25 Juni 2018 yang lalu, telah dilaksanakan penataran bagi para pelatih satuan, khususnya materi menembak, renang militer dan lari selama 14 hari. Hal ini dilakukan berdasarkan hasil evaluasi atas menurunnya prestasi para atlet Kodam I/Bukit Barisan.
"Kegiatan penataran itu saya pandang perlu sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan para pelatih dalam penyelenggaraan latihan, sehingga diharapkan kemampuan dan keterampilan para prajurit di satuan jajaran Kodam I/ Bukit Barisan akan meningkat," jelas Pangdam I/BB.
"Berkenaan dengan hal tersebut, saya perintahkan kepada para komandan satuan agar menindaklanjuti hasil penataran dan laporkan hasilnya kepada Asisten Operasi secara periodik, sebagai bentuk pertanggungjawaban pembinaan latihan dan untuk mengetahui sampai sejauh mana hasil yang telah dicapai di satuan masing-masing. Kesemuanya itu muaranya adalah peningkatan prestasi atlet Kodam I/Bukit Barisan pada setiap perlombaan di tingkat TNI Angkatan Darat," urai Pangdam I/BB.
Upacara dihadiri Kasrem 022/PT Letkol Inf Agustatius Sitepu, para Kabalak, Perwita, Bintara, Tamtama, dan PNS TNI AD Korem 022/PT. (Penrem 022)