Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM, (Jawa Barat) - Berbagai materi lomba tembak mengalami pemecahan rekor pada Lomba Tembak Piala Kasad 2018, yang ditutup oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono di Lapangan Tembak Kartika, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Senin (13/8/2018).

Lomba tembak yang memperebutkan Piala Kasad ini digelar sejak tanggal 6 Agustus 2018 ini, mempertandingkan berbagai materi lomba tembak, antara lain tembak Pistol Putra dan Putri, Senapan Otomatis (SO), Senapan, Karaben dan Tembak Runduk.

Kontingen Divisi Infanteri 1 Kostrad keluar sebagai juara umum pada lomba tembak Piala Kasad 2018 ini dengan raihan 8 medali emas, 2 perak dan 5 perunggu serta memboyong 5 tropi.

Disusul Kontingan tembak dari Kopassus dengan perolehan 5 medali emas, 3 medali perak dan 4 medali perunggu dan memperoleh 5 tropi.

Posisi juara ketiga diduduki kontingen Divisi Infanteri 2 Kostrad dengan torehan 1 medali emas, 6 medali perak dan 3 perunggu dan memboyong 2 tropi juara.

Kasad Jenderal TNI Mulyon dalam amanat penutupannya secara khusus menyampaikan apresiasinga kepada para petembak yang menorehkan hasil membanggakan.

"Saya ingin menyampaikan  rasa bangga dan apresiasi  atas prestasi luar biasa  para atlet yang berhasil  memecahkan rekor di  sejumlah nomor perlombaan yaitu Letda Inf Bintarian dari Kodam XVII/Cendrawasih, Pratu  Achmad, Pratu Riman dan Serda (Kowad) Yosephine dari Kopassus, Prada  Moses, Prada Arif, Praka  Jasrianto dan Pratu  Karnoto dari Divif-1/Kostrad, Pratu Agus F dari  Divif-2/ Kostrad, serta  Sertu (Kowad) Anik dari Kodam VI/Mlw, " ujar Kasad.

Diungkapkan Kasad, torehan capaian yang telah dibuat membuktikan bahwa tidak ada batas tertinggi bagi sebuah  prestasi. Kesungguhan  dan kerja keras dari sebuah proses latihan selalu mampu membuat perbaikan dari prestasi-prestasi yang telah dibuat  sebelumnya.

Ditegaskan Jenderal Mulyono, kemampuan menembak adalah salah satu keterampilan yang harus dimiliki oleh prajurit profesional. 

"Kemampuan ini diperoleh melalui proses latihan serta dukungan  perlengkapan yang baik. Peran satuan sangat penting dalam mengembangkan  kemampuan prajurit tersebut," tegas Kasad.

Disampaikannya, melalui lomba tembak seperti ini dapat diukur sejauh mana  hasil pembinaan petembak yang telah  dilakukan oleh setiap Kotama.
Kasad Jenderal TNI Mulyono berharap agar para petembak terus berlatih untuk meningkatkan kemampuan dan prestasinya serta kepada unsur pelatih dan pendukung, Kasad meminta untuk menganalisa dan mengevaluasi program latihan menembak masing-masing agar lebih optimal. (Dispenad)
Leave A Reply