INTAlKASUS.COM, (Tanjung Tiram) - Komandan Koramil (Danramil) 05/Tanjung Tiram, Kodim 0208/Asahan, Kapten Inf Nazarudin Panjaitan mengajak seluruh personelnya untuk memberikan pendampingan kepada petani, khususnya dalam hal menumpas penyebaran hama padi di lahan pertanian di Dusun III, Desa Jati Mulia, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara.
"Saat ini perlu dilakukan penyemprotan guna mengantisipasi dan mencegah terjadinya kerusakan padi akibat serangan hama," jelas Danramil, Selasa (4/9/2018).
Kapten Inf Nazarudin Panjaitan menyampaikan, agar proses penyemprotan hama padi berjalan dengan cepat, dirinya memerintahkan para Babinsa untuk membantu para petani melakukan penyemprotan.
Dengan teknik penyemprotan yang benar, lanjut Danramil, maka kegiatan mengendalikan serangan hama dan penyakit bisa dioptimalkan, dan hasilnya mampu memacu pertumbuhan tanaman padi yang pada gilirannya akan mendukung suksesnya program swasembada pangan.
Menurutnya, petani akan mengalami kerugian akibat serangan hama wereng, sehingga perlu dilakukan penyemprotan. Seperti halnya yang dilakukan di sawah milik Ngamidi. Dalam perawatan padi itu, Ngamidi dibantu oleh Koptu Adi Putra, Babinsa Desa Jati Mulia.
Menurut Koptu Adi Putra, waktu yang tepat untuk menyemprot tanaman padi adalah saat mulut daun mulai terbuka, dikarenakan cairan pestisida akan lebih mudah diserap oleh tanaman padi, hingga masuk ke dalam lapisan jaringan.
"Menyemprot tanaman tidak melulu harus keseluruhan bagian tanaman, cukup dibawah permukaan daun, karena disinilah letak mulut daun berada," tutur Adi.
Dikatakannya, sekilas masalah penyemprotan tampak mudah dan bisa dilakukan oleh siapapun, tetapi karena bahan-bahan penyemprotan membutuhkan banyak campuran yang terkadang mengandung racun, maka tidak boleh dilakukan secara sembarangan. (Penrem 022)