Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM, (Pematangsiantar) - Prajurit TNI dibentuk dengan latihan keras untuk bertempur, bukan untuk berkelahi dengan Polri dan masyarakat sipil. Pesan itu ditekankan Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah saat berkunjung ke Yonif 122/Tombak Sakti, Sabtu (8/9/2018).

Dalam kunjungan itu, Pangdam I/BB didampingi Komandan Korem 022/PT Kolonel Inf R. Wahyu Sugiarto S.I.P, M.Han dan para Asisten Kasdam I/BB.

Pangdam I/BB mengucapkan terima kasih kepada Danrem, Danyonif 122/TS yang telah menyambut dengan baik dan tidak lupa mengucapkan Puji Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat-Nya mereka dapat berkumpul dengan sehat di Aula Yonif 122/TS.

Dalam pengarahannya, kepada seluruh prajurit, Pangdam I/BB menuturkan bahwa prajurit itu dibentuk tidak pernah untuk enak-enak. Justru prajurit selalu dibentuk dengan latihan keras agar selalu siap bertempur menjaga kedaulatan dan mempertahankan Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Psikologi TNI, kata Pangdam I/BB, termasuk sedikit gila, karena harus selalu siap dimanapun, kapanpun untuk melaksanakan panggilan Tugas. Namun psikologi istri TNI juga lebih gila, karena mereka sudah tau sering ditinggal dinas oleh suaminya, tetapi selalu setia menunggu dan memberi semangat kepada suaminya.

Prajurit jangan pernah mengeluh, prajurit setiap berangkat tugas harus selalu siap dan semangat. Apabila prajurit TNI selama dinas tidak pernah melakukan Tugas Operasi, itu bukan seorang prajurit yang dapat dibanggakan.

"Saya tekankan kepada seluruh Prajurit yang ada di hadapan saya dan dimanapun berada, agar lebih menyadarkan diri untuk menciptakan keamanan dan jalin hubungan yang baik terhadap Polri dan masyarakat. Prajurit diciptakan berlatih untuk bertempur, bukan untuk berkelahi dengan Polri dan masyarakat sipil," ujar Pangdam I/BB lagi.

"Prajurit, jangan pernah salah menggunakan media sosial, jaga harga dirimu dan satuanmu. Jaga selalu penampilanmu, hargai dirimu, agar selalu dihargai oleh orang lain. Menjadi contoh bagi masyarakat yang berada di sekitarmu. Karena tentara dikenal dengan sikapnya, disiplinnya dan selalu menghormati wanita," ujar Pangdam I/BB.

Jauhkan pelanggaran dan jangan pernah mencoba-coba menggunakan Narkoba agar tidak merusak Dinasmu dan tidak merusak Keluargamu.

Di akhir pengarahannya,
Pangdam I/BB yang menyampaikan pesan kepada seluruh anggota,  cintai pekerjaan sebagai prajurit dengan selalu menjaga kemampuan yaitu: disiplin, jago perang, jago nembak, jago beladiri dan memiliki fisik yang prima. (penrem022pt)
Leave A Reply