INTAIKASUS.COM, (Pematangsiantar) - Komandan Kodim 0207/Simalungun Letkol Inf Robinson Tallupdang SIP, yang diwakili oleh Pabung Kodim 0207/Simalungun Mayor Inf J Tambunan, menghadiri acara Peringatan Hari Toleransi Internasional di Kota Pematangsiantar. Acara bertema 'Menolak Isu SARA Dalam Pemilu 2019" dilaksanakan di Lapangan H Adam Malik, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Rabu (21/11/2018).
Turut hadir Walikota Pematang Siantar Hefriansyah SE MM, Kapolres Pematangsiantar AKBP Heri Bertus Ompusunggu SIK MSi, Dandim 0207/Simalungun yang diwakili Pabung Kodim 0207/Simalungun Mayor Inf J Tambunan, Ketua DPRD Pematangsiantar diwakili Bapak Efendi Siregar SE, Ketua FKUB Drs H M Ali Lubis, Kepala Kantor Kementrian Agama Kota PematangSiantar Bapak H Asbi Pulungan MH, Ketua Bakumsu (Bantuan Hukum Sumatera utara) Roy Simarmata.
Dandim 0207/Simalungun dalam sambutannya yang dibacakan Pabung Kodim 0207/Simalungun Mayor Inf J Tambunan mengatakan, 16 Nopember 1995 ditetapkan sebagai hari Toleransi Internasional. Setahun setelah deklarasi, peringatan Hari Toleransi Internasional pertama kali diadakan tahun 1996.
"Tujuan peringatan ini adalah untuk memberikan kesadaran kepada publik atas pentingnya sikap toleran dalam menjaga hubungan diantara masyarakat. Hal ini juga sebagai penegasan sikap toleransi yang telah disebutkan dalam sejumlah instrument HAM internasional," ujarnya.
Sebagaimana maknanya, lanjut Dandim 0207/Simalungun, peringatan ini juga sebagai seruan bagi seluruh warga dunia mengenai pentingnya meningkatkan toleransi dan mengakui, menghormati, serta membiarkan segala bentuk perbedaan yang ada. Toleransi juga merupakan penghormatan tanpa membedakan latar belakang ras, suku, agama, kepercayaan, warna kulit ataupun orientasi seksual, dan hal yang menjadi realitas dalam kehidupan sehari-hari.
"Toleransi merupakan kewajiban setiap individu dan kelompok. Hari toleransi sangat tepat bagi kita untuk mengingatkan kita sebagai negara yang besar dan berpengalaman," tegas beliau.
Ketua FKUB Pematangsiantar mengungkapkan, Kota Pematangsiantar adalah kota yang paling toleransi, saling menghormati antara umat beragama. Negara Indonesia adalah Bhineka Tunggal Ika, Walaupun berbeda-beda tetap satu.
Pada kesempatan itu juga, Kapolres Pematangsiantar dalam sambutannya mengungkapkan, Kota Pematangsiantar sangat terkenal sebagai kota toleransi antar umat beragama. Kita harus sama-sama menjaga nama baik kota pematangsiantar dibawah pimpinan Bapak Walikota Pematangsiantar, agar tetap menjadi kota toleransi terbaik di Indonesia maupun dunia.
Sedangkan Perwakilan Bakumsu (Bantuan Hukum Sumatera utara) Roy Simarmata mengungkapkan, Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak suku dan kita tidak perlu mencari perbedaan. Beliau juga mengucapkan terimah kasih kepada Bapak H M Ali lubis yang sudah sukses melaksanakan acara ini.
Walikota Pematang Siantar Hefriansyah SE MM, dalam arahannya mengatakan, atas usaha kita bersama seluruh elemen di kota Pematangsiantar, kita bisa melaksanakan acara ini di kota Pematangsiantar. Di akhir sambutan beliau mengucapkan 'Selamat Hari Toleransi Internasional'. "Mari kita jaga yang selama ini sudah nyaman di Kota Pematangsiantar," katanya. (Penrem 022/PT)