Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM, (Sibolga) - Komando Resort Militer 023/KS Sibolga menyelenggarakan latihan gabungan penanggulangan bencana alam di wilayah tanggungannya dalam rangka menghadapi kemungkinan bencana alam yang terjadi, bertempat di Lapangan Makorem 023/KS jalan Datuk Itam Nomor 1 Kota Sibolga, Senin (26/11/2018).

Danrem 023/KS Kolonel Inf Mohammad Fadjar MPICT yang diwakili Kasilog Korem 023/KS Letkol Inf Jokosu dalam acara pembukaan secara resmi membuka acara latihan penanggulangan bencana alam dengan melibatkan 150 peserta dan 40 orang penyelenggara, latihan selama lima hari teori dan praktek.

Adapun peserta upacara terdiri dari unsur TNI dari Korem, Kodim 0212/TT,  Disjan, Polres Kota Sibolga dan Tapteng, BPBD, Satgas SAR, Dinsos, Dinkes, PMI, Tagana, PMI dan BMKG.

Danrem 023/KS Kolonel Inf Mohammad Fadjar MPICT, dalam amanatnya yang dibacakan Kasilog Korem 023/KS Letkol Inf Joko Suprayanto (Jokosu)  selaku Inspektur upacara menyampaikan bahwa dihadapkan situasi saat ini, wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah saat ini masuk musim penghujan,  dimana situasi ini sering terjadi curah hujan yang cukup tinggi dan diikuti kondisi cuaca yang sulit diprediksi, bahkan dengan mudah dapat berubah-ubah secara ekstrim. Kondisi seperti ini sangat berpotensi menimbulkan bencana alam seperti, banjir, tanah longsor yang bisa saja terjadi kapan saja dan dimana saja.

"Maka dari itu, selaku aparatur negara, kita dituntut untuk memiliki kemampuan dan keterampilan serta kecepatan bergerak sesuai dengan tugas yang dihadapi. Hal ini yang mendorong kita untuk melaksanakan latihan secara terpadu, untuk menyiapkan semua unsur dalam menangani bencana alam, sehingga dapat mengetahui dan meyakinkan sampai sejauh mana kesiapan kita secara keseluruhan, baik personel, materiil maupun sarana pendukung lainnya, didalam menghadapi bencana yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi.

"Kegiatan yang digelar dalam penanggulangan bencana ini, sesuai yang diamanatkan UNDANG-UNDANG RI NO. 24 TAHUN 2007 tentang bencana alam, khususnya keterlibatan TNI dalam penanggulangan bencana yang diwadahi oleh badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) dan Undang-Undang RI no. 34 tahun 2004 tentang TNI pasal 7 ayat 2 bahwa, tugas pokok TNI dilaksanakan dengan Operasi Militer Untuk Perang dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), diantara tugas dalam OMSP adalah membantu Pemda untuk menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan," ujar Kasilog.

Lanjut Kasilog membacakan amanat Danrem, Sejalan dengan tema yang diangkat kali ini yaitu "melalui latihan penanggulangan bencana alam, Korem jajaran Kodam I/BB siap melaksanakan tugas bantuan kepada Pemerintah Daerah di wilayah masing-masing dalam rangka mendukung tugas pokok Kodam I/BB".

"Maka kegiatan ini diharapkan untuk menjalin kerjasama yang baik, siapa berbuat apa serta terbinanya saling percaya dan persahabatan (Confidence Building Measure) dengan tetap memegang teguh prinsip persamaan derajat dan hubungan timbal balik antara TNI dengan Pemerintah Daerah, masyarakat dan komponen dinas instansi terkait, sehingga kita dapat siap menghadapi situasi dan kondisi saat terjadi bencana berkat sinergitas yang baik diantara kita.

"Dengan titik fokus pelaksanaan latihan yang akan digelar kali ini adalah penanggulangan banjir dan longsor, maka untuk itu, saya menekankan kepada para peserta agar nantinya materi yang diterima selama melaksanakan latihan, harus benar-benar dipahami, terus dipelihara, ditingkatkan dan dikem-bangkan, dengan penuh inovasi dan kreatifitas, sesuai perkembangan situasi yang terjadi. Hal ini sangat penting, karena permasalahan di lapangan, selalu memiliki dinamika dan karakteristik yang berbeda," terang Kasilog membacakan amanat Danrem. (Penrem 023)
Leave A Reply