Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM, (Sibolangit) - Acara "Dongeng Pejuang Untuk Negeri" yang digelar di seluruh jajaran Kodim 0204/DS mendapat apresiasi dari Lembaga Veteran RI (LVRI). Acara yang dimaksud untuk menumbuhkan jiwa kejuangan dan rasa nasionalisme dalam diri generasi muda ini, baru pertama kali diadakan sejak Indonesia merdeka.

Hal itu dikatakan Ketua Veteran RI Kecamatan Sibolangit, Tampe Bukit. Veteran yang sudah berusia 92 tahun ini mengucapkan terima kasih kepada Danramil 09/Sibolangit, khususnya dan Kodim 0204/DS umumnya yang telah menggelar acara ini.

Sebelumnya, dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Dandim 0204/DS Letkol. Kav Syamsul Arifin, SE, M.Tr (Han) memerintahkan kepada jajarannya untuk menggelar acara Dongeng Pejuang Untuk Negeri. Acara ini digelar di Kabupaten Deliserdang, Serdang Bedagai dan Kota Tebingtinggi bersama 150 Babinsa di jajaran Kodim 0204/DS. Mereka mendatangi 50 Sekolah Dasar dan lanjutan yang ada di tiga Kabupaten/Kota itu untuk mendongeng tentang jasa-jasa para pahlawan kepada para siswa.

Danramil 03/Sibolangit Kodim 0204/Deli Serdang Kapten Inf Saut Hutabalian mengatakan, acara "Dongeng Pejuang Untuk Negeri" ini sengaja diadakan agar siswa/siswi sebagai generasi muda bangsa memiliki jiwa patriot Pancasila. Dengan demikian semangat bela negara NKRI tetap terpatri.

"Besok adalah tanggal 10 November 2018 sebagai Hari Pahlawan dan hari ini 9 November 2018 kami sengaja memberi bekal ilmu dan pengalaman tentang bagaimana taktik merebut kemerdekaan Republik Indonesia, dan dengan ini pula kalian simak baik-baik apa yang disampaikan oleh Bapak Tampe Bukit yang juga sebagai Ketua LVRI Kecamatan Sibolangit," kata Danramil 03/Sibolangit.

Tampe Bukit yang berpakaian seragam Veteran masih mampu berjalan dan berdiri di atas podium menyampaikan kisah perjuangannya semasa tahun 1945-1950. Perjalanan hidupnya dalam perjuangan bela negara cukup pahit, dengan hanya bermodalkan pangkat Sersan Mayor TNI AD non nomor pangkat (NRP) mengandalkan semangat kebersamaan bersama rekan-rekan juangnya, dari daerah Pematangsiantar sampai ke Sibolangit dan para gerilya mengungsi ke kawasan Kutacane Aceh Tenggara.

Hutan belantara yang harus ditelusurinya, lembah dan sungai yang penuh tantangan alam, namun tidak melunturkan semangat juang.
Tidak sedikit nyawa menjadi korban, baik terkena tembakan musuh mau pun korban lainnya selama menghadapi musuh. Ketika itu mereka hanya mengandalkan beberapa pucuk senapan. Tetapi semua perjuangan bertujuan Indonesia Merdeka.

"Saya sangat mengharapkan kapada seluruh siswa di daerah ini agar rajinlah belajar, patuhi nasihat orangtua, guru, jauhi narkoba dan pergaulan bebas, dengan belajarlah maka akan sampai cita-citamu dalam menggantikan kami di kemudian hari. 
Saya juga mengucapkan terimakasih pada Danramil-03/Sibolangit Kapten Inf Saut Hutabalian, yang sejak pagi telah memerintahkan Babinsanya menjemput saya ke rumah di Desa Rumah Kinangkung Kecamatan Sibolangit. Saya dibonceng menuju SMP Negeri 2 Sibolangit, dengan landasan semangat maka saya siap hadir", turut Tampe Bukit.

Romanus Ginting,SPd mewakili Kepala SMP Negeri 2 mengucapkan terimakasih pada Danramil 03/Sibolangitr. "Orangtua kami Tampe Bukit yang tampak masih sehat dan masih punya nyali dalam menuturtkan kisah kepahlawanan ini," ujar Romanus.

Pada kesempatan itu juga ada 4 orang siswa menyampaikan beberapa pertanyaan langsung kepada Tampe Bukit yang masih berada di podium. Pertanyaan tersebut semua masih mampu dijawabnya.
Romanus Ginting membenarkan acara "Dongeng Kepahlawanan" ini baru yang pertama sekali diadakan selama 73 tahun Indonesia merdeka. "Maka kami salut dengan Danramil-03 ini," ujarnya singkat.

Pada kesempatan itu juga Danramil 03/Sibolangit menyerahkan bigkisan khusus kepada Tampe Bukit, disusul oleh Kepala SMP Negeri 2 diwakili Romanus Ginting SPd. (Penrem 022/pt)
Leave A Reply