Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Ketua Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Medan, Syaiful Nahar Nasution,SE.MM dalam pengambilan sikap salah satu Tim Pemenangan JKW - MA menunjuk Yusril sebagai Lawyer pada Pilpres 2019 angkat bicara. Selasa (6/11/18) siang.

Menurutnya, seorang lawyer itu harus siap membela siapapun warga masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum. "Jadi dalam hal Pak Yusril sebagai Advokat, dia telah didatangi Tim Pemenangan salah satu calon Presiden dan diminta untuk memberikan bantuan advokasi jika terjadi sengketa Pilpres oleh pihak tim kemenangan JKW dan MA dan dalam hal ini tentu beliau tidak bisa serta merta menolak dan beliau memberikan isyarat bersedia. Tentu Pak Yusril juga akan memberikan syarat jika mmg mereka miminta beliau sebagai advokat," sebutnya.

"Jadi apakah kedua belah pihak nanti akan sepakat dengan  perjanjian yang dibuat?. Jika tidak sepakat maka kemungkinan juga tidak jadi kan?. Dalam hal memberikan bantuan advokasi ini, Pak Yusril bertindak hanya sebagai Lawyer profesional dengan tidak melibatkan Partai Bulan Bintang. Hanya saja memang berketepatan beliau adalah ketua Umum PBB, jadi masyarakat beranggapan PBB itu telah berlabuh ke Incomeben. Padahal bang Yusril sudah katakan bahwa secara Partai, dia serahkan kepada Partai untuk menetukan sikap dan PBB tetap akan merujuk pada hasil Ijtima Ulama dan ini akan dibicarakan secara nasional pada akhir November ini," jelasnya.

Namun yang menjadi persoalan  menurutnya, "Mengapa yang di persoalkan hanya ketika Yusril bersedia menjadi pengacara JKW -MA dan mengapa Prabowo - Sandi tidak mengajak Yusril untuk jadi  advokat beliau dan malah menunjuk yang lain. Sementara kita lihat sepak terjang Yusril yg terus menerus memperjuangkan aspirasi umat membela ulama,  membela Islam, membela buruh, guru honor, semua tanpa bayaran".

"Jadi kami berharap kepada seluruh masyarakat dan khususnya kader PBB tugas utama adalah mari kita bekerja keras untuk berbuat kebajikan buat umat karena target Partai adalah Parlemen dan untuk presiden kita tunggu hasil Rakornas akhir bulan November 2019. Kita berharap apa yang diputuskan sesuai harapan kita semua, Insya Allah," tutupnya. (Red)

Leave A Reply