INTAIKASUS.COM, (Medan) - Seorang Mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Medan, Sumatera Utara, Afrianto (20) warga Jalan Jati No.9, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota ditemukan tewas gantung diri dari dalam kamar kost nya di Jalan Jati, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, Jum'at (26/04) sekira pukul 19.40 Wib.
Tewasnya Mahasiswa asal, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan ini pertama kali ditemukan oleh seorang warga setempat bernama, Adeputra (36) warga Jalan Jati I, No 7 Teladan Barat, No kontak 08592799**** dan kemudian oleh Irmayani (20) seorang Mahasiswi warga Jalan Selamat Pulau No.49, nomor kontak, 08227571****. Saksi Adeputra mengatakan, pada hari ini Jum,at tgl 26 april 2019, sekira pkl 19:40 wib, dirinya disuruh pacar korban untuk mengecek keberadaan korban ke rumah kost nya di Jalan Jati.
Kemudian karena pacar korban minta tolong dengan Adeputra maka diapun pergi menjambangi rumah kost korban. Setiba dikost korban, saksi ade memanggil-manggil korban namun tidak ada jawaban dan pada saat saksi mengecek dari jendela kamar dan sangat terkejut saksi melihat korban sudah tergantung dengan menggunakan tali pinggang yang diikat ke plapon dan dililit kan dileher korban. Korban dilihatnya dalam posisi tergantung dikamar kost, kemudian saksi Ade membertahukan nya kepada masyarakat setempat, lalu melaporkannya ke Polsek Medan kota.
Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani SH SIK didampingi Kanit Reskrim Iptu Deny ketika dikomfirmasi membenarkan peristiwa gantung diri itu.
"Ya benar," masyarakat melaporkan ada yang gantung diri di Kel. Teladan Barat. Mendapat informasi tersebut pihak kita langsung ke lokasi melakukan olah Tkp, atas peristiwa ini personil Polsek langsung bertindak dan membawa korban ke RS Bhayangkara Medan untuk di autopsi," ucap Kapolsek.
Dijelaskan Kapolsek, dari situ petugas menyita barang bukti sebuah tali pinggang yang digunakan korban untuk bunuh diri, kemudian petugas melakukan introgasi terhadap saksi2 dan termasuk Pacar Korban.
"Hasil pemeriksaan dari team Inafis dan Dokter yang memeriksa mayat korban di RS Bayangkara menjelaskan tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban dan diduga korban murni bunuh diri," pungkasnya. (Ik)