INTAIKASUS.COM, (Samosir) - Senin (27/5/2019), pukul 14.00 s/d selesai di Desa Boho Kec. Sianjur Mula mula Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kab. Samosir bekerja sama melaksanakan penilaian terhadap di beberapa Desa di Kab. Samosir Cg Kec. Sianjur Mula mula, dalam hal ini desa Boho Kec. Sianjur Mula mula terpilih menjadi Desa terbaik didalam penataan lingkungan yang bersih, sesuai program kebersihan lingkungan yang ada di Kab. Samosir.
Pada acara tersebut, dihadiri langsung oleh Tim penilai dari PEMPROVSU an Bpk Candra Silalahi, Kadis PPAMD Kab. Samosir an Sdri Rawaty Simbolon Spd, MM, Camat Sianjur Mula mula an sdr Rudy.H.J Sitorus, para Kepala Desa se Kec. Sianjur Mula mula, pihak Puskesmas, Anggota Koramil 04/HB an Kopda Hamonangan Manik dan anggota Babinkamtibmas Polsek Harian Boho.
Camat Sianjur Mula mula, Rudy H.J Sitorus mengatakan bahwa dirinya sangat bangga atas prestasi desa Boho yang telah menjadi desa terbaik tentang program kebersihan lingkungan. Rudi Sitorus juga mengatakan bahwa Lingkungan yang bersih tidak hanya membuat siapapun yang memandangnya menjadi merasa nyaman dan aman. Lingkungan yang bersih juga akan memberikan manfaat yang banyak, termasuk dalam pengendalian penyakit. Karena kita tahu bahwa lingkungan yang kotor adalah sarang dari banyak bibit dari penyakit yang berbahaya.
Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan baik dalam menjalani pola hidup sehat. Bagaimana caranya, Karena lingkungan adalah tempat yang sangat luas tidak hanya di sekitar rumah saja. Namun, dengan memfokuskan cara-cara menjaga kebersihan lingkungan dibawah ini, kita pasti bisa menjaganya dengan baik," ujarnya.
Hal senada, Kepala Desa Boho, Sarjoman Simarrmata juga sangat bangga atas prestasi ini sebagai Desanya sendiri, namun untuk menciptakan atau mewujudkan sebuah Desa dengan kondisi masyarakat yang memiliki pengetahuan tentang kesehatan termasuk gizi, mampu menerapkan pola atau budaya hidup sehat dan bersih baik jasmani maupun rohani. Selain itu juga untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, bersih, Indah, rapi, mampu memanfaatkan sumber daya alam yang ada untuk kelangsungan hidup baik diri sendiri maupun orang lain dan juga sehat dalam arti mandiri secara ekonomi," ujarnya.
Memang dalam mewujudkan desa sehat bukanlah hal yang mudah, karena didalamnya terdapat berbagai aspek yang berperan, mulai dari aspek sosial-budaya, pendidikan, kebijakan daerah hingga kesadaran masyarakat desa untuk mau merubah pola pikir dan kebiasaan-kebiasaan mereka yang selama ini tidak sesuai dengan pola hidup bersih dan sehat. Dalam konteks ini aspek peningkatan pendidikan masyarakat perlu terus ditingkatkan melalui berbagai kegiatan sosialisasi dan simulasi. Terkait permasalahan kesehatan yang biasanya timbul di masyarakat sehingga ada pemahaman dan pengetahuan dasar, yang dengan sendirinya akan mendorong kearah perubahan perilaku hidup sehat di masyarakat.
Program kebersihan lingkungan ini sangat di Respon baik oleh pihak TNI dari Koramil 04 HB, seperti yang dicetuskan oleh Kopda Hamonangan
Manik selaku Babinsa di desa Boho.
Dalam melaksanakan Pembangunan kesehatan nasional bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Hal ini sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis.
Tujuan ini tentu menjadi Tanggung jawab semua unsur penyelenggara negara mulai dari tingkat pusat hingga level pemerintahan yang lebih kecil di daerah termasuk didalamnya peran aktif masyarakat desa untuk senantiasa terlibat dalam proses-proses pembangunan kesehatan guna merubah perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungannya. (Penrem 023)

