INTAIKASUS.COM, (Medan) - Pasca usainya Pemilu serentak yang dilaksanakan pada 17 April 2019 lalu, Organisasi Kemahasiswaan Nasional 'Cipayung Plus Kota Medan" melakukan Konfrensi Pers, Mendeklarasikan Pernyataan Sikap, bertempat di Warung Community Jln. SM. Raja Medan, Selasa (30/4/19).
Adapun poin-poin Pernyataan Sikap oleh Cipayung Plus Kota Medan diantaranya :
1. Kami mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah Menggunakan hak pilihnya pada 17 April 2019 Dan seluruh intansi penyelenggara pemilu, KPU, Bawaslu yang telah mensukseskan pemilu serentak 2019.
2. Kami mengapresiasi dan berterimakasih atas kinerja TNI dan Polri dalam mengamankan pemilu yang amai damai dan Kondusif.
3. Kami menghimbaj kepada KPU RI untuk tetap menjaga Integritas, profesional, akuntabilitas dan transparansi dalam menjalankan tugas selama proses pemilu 2019.
4. Kami menghimbaj kepada semua pihak agar menempuh jalur Hukum apabila ditemukan pelanggaran atau kecurangan selama proses pemilu serentak 2019.
5. Kami mengajak para elit-elit Politik untuk mengedepankan persatuan dan Kesatuan bangsa diatas Semua kepentingan Politik.
6. Kami menghimbau semua pihak untuk menghentikan klaim-klaim Kemenangan dan menunggu kepastian, penetapan hasil pemilu merujuk pada keputusan penyelenggara pemilu Demi menjaga Kondusifitas dan kedamaian di tengah-tengah masyarakat.
7. Kami menyampaikan simpatik dan duka yang mendalam kepada penyelenggara pemilu beserta anggota TNI & Polri yang gugur dalam menjalankan tugasnya, dan mendesak pemerintah memberikan santunan dengan layak untuk keluarga yang ditinggalkan.
Turut hadir dalam Konfrensi Pers tersebut yakni dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) yang diketuai Hendra Manurung, Himpunan Mahasiswa Al-washliyah (HIMMAH) yang diketuai Ilham Munthe, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) diketuai Ali Rahman Sihombing, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) diketuai Hadi Mansyur Perangin-angin, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) diketuai Ahmad Bayu Nugroho, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) diketuai Leonardo Tampubolon, Himpunan Mahasiswa Budhis Indonesia (HIKMAHBUDHI) diketuai Nikko, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) diketuai Angga Saputra dan Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) diketuai Samuel Oktavianus Gurusinga. (Red)