INTAIKASUS.COM, (Dairi) - Babinsa Koramil 04/TL, Pelda. LA. Doloksaribu melaksanakan menjalin hubungan kerjasama bersama Puskesmas dan Bidan desa Kecamatan Siempat Nempu Hulu, melalui Rapat Mini Lokakarya Lintas Sektoral di Kec. Siempat Nempu Hulu Km 11 Desa Silumboya Kec. Sinehu Kab. Dairi, Selasa (25/06/2019).
Adapun kegiatan yang dilakukan Babinsa bersama Puskesmas dan bidan desa yang ada didesa untuk mengajak kerjasama antara Kepala Desa dan Baminkamtibmas untuk menyadarkan masyarakat lebih memahami pentingnya kesehatan, seperti yang dimaksut sasaran penyuluhan di masyarakat sebagai berikut :
1. Penyuluhan KB.
2. Penjaringan penyakit TBC.
3. Pendataan Jambannisasi.
4. Penyuluhan penyalagunaan Narkoba ke SMP dan SMA.
1. Penyuluhan KB.
2. Penjaringan penyakit TBC.
3. Pendataan Jambannisasi.
4. Penyuluhan penyalagunaan Narkoba ke SMP dan SMA.
Sehubungan dengan program kerja dan kesamaan antara Program TNI dan Pemerintah di bidang kesehatan (Puskesmas dan Bidan Desa ) maka melalui Babinsa perlu menjalin hubungan kerjasama untuk program kesehatan masyarakat dan terhindar dari penyakit menular dan paktor lingkungan.
Melalaui program tersebut di atas, Babinsa bekerjasama dengan Puskesmas Kec. Siempat Nempu Hulu dan melibatkan Bidan desa untuk mendata langsung ke masyarakat, walaupun Babinsa dan Bidan desa sering menemukan kendala dan persoalan yang dihadapi dilapangan seperti Pembuatan dan penggunaan jamban. Dimana masyarakat masih ditemukan memiliki jamban darurat dan BAB sembarangan.
Dengan kerja sama dan program yang sama antara Program TNI dan Puskesmas maka melalui Babinsa mengajak dan melibatkan semua unsur yang ada didesa membuat kesepakatan untuk mendukung program tersebut, agar aktif, perduli dan terlibat langsung seperti sebagai berikut :
1. Seluruh kepala desa.
2. Seluruh Kepala sekolah SD, SLTP, SLTA.
3. Babinsa Koramil 04/TL.
4. Baminkabtibmas dari Polri.
2. Seluruh Kepala sekolah SD, SLTP, SLTA.
3. Babinsa Koramil 04/TL.
4. Baminkabtibmas dari Polri.
Maka dengan Program kegiatan ini, masyarakat bisa mendapat respon dan menerima sejara positif dan perduli. Dan semoga progaram NO BAB atau (sejuta jamban) tersebut semakin ditingkatkan, apalagi kerjasama dengan TNI dan Bidan desa masyarakat lebih sadar dan paham apa manfaat jamban untuk kesehatan.
Dan juga program penjaringan penyakit TBC, agar terelesasi, supaya tidak menyebar penyakit TB di desa tersebut. Juga penyuluhan disekolah kepada pelajar yang ada di sekolah mulai dari tingkat SMP dan SLTA. Dan anak sekolah terhindar dari Narkoba, yang sudah marak sampai ke pedesaan saat sekarang ini. (Penrem023)
