Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Warga sekitar Jalan Panci, Sei Putih Tengah, Medan Petisah, Senin (17/6), mendadak heboh. Pasalnya, mereka dikejutkan dengan penemuan mayat di  salah satu kamar kos di kawasan tersebut.

Dari informasi dihimpun, mayat yang ditemukan tersebut bernama Jefri Sahat Maruli Tua Bakarra alias Pudan (27). Pria asal Kota Pinang, Labuhan Batu Selatan ini merupakan penghuni kamar kos itu.
Jasad Jefri pertama kali ditemukan Suryamin Damanik (33), teman sebelah kamarnya. Awalnya dia mendengar telepon genggam milik temannya itu terus berdering sekitar pukul 12.00 Wib.

"Kok enggak diangkat si Pudan ini HP-nya? Terus aku masuk ke kamar dia. Pas mau aku buka pintu tidak terkunci, aku lihat dia sudah dalam posisi telentang," katanya, Senin (17/6).

Suryamin mengaku terakhir bertemu Jefri dalam kondisi baik. Kata temannya itu baru sekitar tiga hari mengekos di kos-kosan milik Opungsunggu.

"Terakhir dia kerja di salah satu tempat hiburan malam Stroom, tetapi katanya sekarang sudah enggak kerja lagi," ungkap Suryamin.

Hal yang mencurigakan inipun langsung beredar diantara penghuni kost yang akhirnya memanggil kepala lingkungan ke lokasi.
Kemudian Kepala Lingkungan (Kepling) langsung meneruskan laporan ini pada Polsek Medan Baru.

" Sekitar pukul 12:45 WIB piket Reskrim bersama petugas patroli dari Polsek Medan Baru yang langsung saya pimpin bersama Panit Sabhara Ipda Charles langsung meluncur ke lokasi dan disana kami menemukan korban sudah tak bernyawa dalam kondisi mulut mengeluarkan aroma minuman beralkohol dalam kondisi telentang dan disamping tubuhnya terdapat Koyo Handyplast, tak ada tanda – tanda kekerasan di tubuh korban," ucap Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Philip Antonio Purba pada awak media.

Lanjut Philip, walaupun demikian kami tetap memanggil tim INAFIS Polrestabes Medan untuk lebih memastikan sebab kematian korban
"Kita menduga korban tewas akibat terkena serangan jantung," ujar Philip.

Petugas kemudian mengevakuasi jasad Jefri ke RS Bhayangkara Medan. "Jika ada keluarganya kita akan minta persetujuan untuk diautopsi atau tidak," pungkasnya. (Red)
Leave A Reply