Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM, (Tobasa) - Brigjen TNI Ardiansyah Triono S.A.P,. M.Sos Staf ahli Kasad bidang Ideologi dan Politik menyampaikan materi tentang Menjalin Kemitraan Revitalisasi dan Reaktualisasi Nilai - Nilai Pancasila di Wilayah Kab. Tobasa, Rabu (28/08/2019).

Dialog Silang Dengan Komunitas Aliran kepercayaan Parmalim dalam rangka "Membangun Sinergi Kemitraan Revitalisasi dan Reaktualisasi Nilai - Nilai Pancasila", bertempat di Gedung SKB Jalan  RSUD Desa Parparean II Kecamatan  Porsea Kab. Tobasa.

Dialog dihadiri oleh Pimpinan aliran kepercayaan Parmalim Ir Monang Naipospos serta Jumlah 110 orang pengikut Parmalim, Kaban Kesbangpol Tobasa Drs Jhon M Siagian.

SedangkanTeam BPIP Terdiri dari : Kapok Sahli Kasad Bidang Ideologi  Brigjen TNI Ardiansyah Triono SAP. M.sos, Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP DR Lia Kian
-Direktur Hubungan Antar Lembaga dan Kerjasama BPIP Elfrida H Siregar, Mayor Kav Alfid Dwi Arisanti (Komsos Sterad), Pasi Intel Dim 0210/TU Kapten Ctp S Situmorang.

Rangkaian kegiatan pukul 09.30 Wib, Team BPIP tiba di Gedung SKB Porsea disambut oleh Pimpinan Komunitas  Parmalim beserta tarian selamat datang ciri khas  Ugamo Malim.

Sambutan Pimpinan Parmalim Ir Momang Naipospos menyampaikan "Kami ucapkan selamat datang kepada Team BPIP yang mengunjungi komunitas Parmalim, kami siap berdialog dimana kegiatan ini untuk membangun RI Tercinta.

Sambutan Kaban Kesbangpol Pemkab. Tobasa Drs Jhon Maurit Siagian menyampaikan
"Hubungan antar agama di Kab. Tobasa sangat Harmonis serta diikat dengan adat Istiadat yang sangat erat yang sering di sebut dengan Dalihan Natolu, kegiatan ini merupakan menjalin hubungan yang harmonis antar sesama umat maupun pemerintah Daerah maupun Pusat

Materi Diskusi
-----------------------

Pimpinan Parmalim  Ir Monang Naipospos nenyampaikan, Parmalim berkewajipan menjaga Nilai-Nilai Budaya Batak Terbukti Ugamo Parmalim memiliki 17 Pustaha Habonaron yang berisi :
Kerajaan, Kerajaan Raja, Iman Yang Hidup, Kebenaran hati,  santun dan sopan, Patuh Kepada Hukum, menang dalam Kebenaran lebih bagus daripada menang  kata -kata , Jangan saling mencemooh , Rajin Belajar untuk mendapatkan ilmu untuk dikerjakan.

"Aturan yang diperhatikan dalam Parmalim antara lain :
Cara duduk, Cara melihat, Cara bicara, Hati-hati Berjalan, Sesuai dengan ajaran Ugamo Parmalim, yang disiratkan  maupun tersurat Pancasila sudah kami lakukan dalam kehidupan Parmalim sehari-hari".

Brigjen TNI Ardiyansah Triono SAP. M.Sos menyampaikan  Kami melihat khususnya "Kabupaten Tobasa daerah yang aman serta tidak ditemukan adanya  Radikalisme, namun ancaman / Kekuatan  itu masuk dengan tidak terasa, melalui sektor  agama dan Budaya jangan kita terpengaruh dengan Canggihnya Teknologi.

" Pancasila harus dijiwai seperti Aturan Parmalim, kembangkan Nilai - nilai Luhur Pancasila supaya kita tetap hidup Rukun dan Tentram."

" Lahinya BPIP merupakan  memantau Ideologi Pancasila apakah sudah dilaksanakan dan diterapkan sesuai harapan bangsa, apabila sudah sesuai kita tinggal memantapkan dalam kehidupan kita."

Staf Khusus pengarah BPIP DR Lia Kian menyampaikan,   BPIP memiliki Tugas untuk membantu Presiden untuk Pengambilan keputusan dalam  Pembinaan ideologi Pancasila dan berkesinambungan serta memberikan Rekomondasi kajian Pancasila terhadap Regulasi yang bertentangan kepada lembaga Negara,  Pemkab Organisasi masyarakat, Politik maupun ormas lainya.

" Kehadiran BPIP merupakan mengimplementasikan Nilai Pancasila sebagai aturan yang harus di Taati yang merupakan Hukum dari sumber Hukum.

Pukul  12.40 Wib Dialog Silang dengan komunitas Parmalim selesai dan berjalan dengan tertib, aman dan lancar, selanjutnya menuju Taman Eden 100 Kec. L Julu.

II. Komunitas Pencinta Lingkungan Taman Eden 100 Desa Siongang Utara Kec. L JuLu.

1. Pada Hari Rabu Tanggal 28 Agustus 2019 Pukul  14.05 Wib Team BPIP tiba di Taman Eden 100 Desa Sionggang Utara disambut oleh Pimpinan Penggiat Lingkungan Taman Eden Marandus Sirait beserta Jumlah 50 orang Pencinta lingkungan, dilaniutkan  meninjau Ladang Andaliman yang berada di sekitar kompleks Taman Eden.

Arahan Direktur Hubungan Antar Lembaga, Elfrida H Siregar menyampaikan "Usaha yang dikerjakan Taman Eden merupakan memperdayakan masyarakat sekitar dimana segala kegiatan dilakukan secara Gotong royong, hal ini sudah merupakan amalan Pancasila.

" Peningkatan Hasil Budidaya andaliman Termasuk  Peningkatan UKM yang bisa mendatangkan Wisatawan lebih banyak ke wilayah  Taman Eden, karena Andaliman masuk ke setiap jenis makanan / Minuman Seperti Bandrek, Kopi, Kerupuk maupun masakan lainya."

Brigjen TNI Ardiansyah M.sos menyampaikan, Kurangnya keberhasilan Setiap Elemen  kebanyakan Tidak adanya kerjasama antara Komunitas sehingga gampang di masuki Paham yang berlawanan  dengan Ideologi Pancasila, Kita harus punya Cita-cita untuk Memantapkan Aplikasi Butir-butir Pancasila terhadap masyarakat sekitar  Lingkungan kita.

" Anak-anak kita harus Pintar , kalau bisa masuk Instansi TNI, ASN untuk dapat menjaga Ideologi Negara Pancasila yang lebih Mantap,  Dengan Perkembangan Situasi saat ini Kita Tidak Boleh Terprovokasi Terhadap  Berita HOAX yang bisa memecah Persatuan dan kesatuan Bangsa,  
Komunitas Parmalim dan Pecinta Alam Yang Berada di Kab. Tobasa masih Konsisten, Setia dengan Nilai-Nilai Pancasila yang Terkandung  didalamnya," kata Jenderal bintang satu ini. (Penrem 023)
Leave A Reply