INTAIKASUS.COM, (Balige) - Untuk mencegah penggunaan narkoba sejak dini, Danramil 17/Balige berikan sosialisasi bahaya narkoba ke pelajar SMKN 1 Balige yang dilaksanakan di lapangan sekolah SMKN 1 Balige, Sabtu (28/09/2019).
Dalam kegiatan yang diikuti seluruh murid dan para Guru SMKN 1 Balige, Kapten Arh Poltak Pardede sebagai Danramil 17/Balige dalam penyuluhannya mengatakan "generasi muda saat ini utamanya para kaum pelajar bagaimana pengaruh narkoba serta pelanggaran asusila serta pelanggaran hukum yang banyak mendera generasi muda.
"Hal tersebut tentunya harus segera kita selamatkan, karena generasi muda adalah generasi bangsa Indonesia, dan pada merekalah nantinya kelangsungan hidup bangsa Indonesia ini, dan pada merekalah nantinya kedaulatan serta keutuhan NKRI ini dipertanggungjawabkan," jelasnya.
Danramil 17/Balige Kapten Arh Poltak Pardede juga memaparkan "apa yang sedang dialami oleh negara dan bangsa Indonesia saat ini dan kemungkinan ancamannya ke depan, sehingga siswa siswi inilah sebagai generasi mendatang menularkan pengalaman."
"Sehingga mereka dapat berpikir sejak dini dalam mengantisipasi upaya-upaya merusak generasi muda oleh pihak-pihak tertentu ,dan dalam hal tersebut sangat membahayakan kelangsungan bangsa Indonesia kedepannya," pungkasnya.
Berbagai pengaruh tersebut tentunya bermuara pada adanya era keterbukaan dan reformasi serta derasnya arus perkembangan teknologi dan informasi secara global. Hingga munculnya berbagai dampak diantaranya, radikalisme, terorisme bahkan proxy War dengan penebaran pengaruh-pengaruh melalui pihak ketiga, dan tidak tampak siapa lawan dan siapa kawan.
"Inilah yang saat ini, banyak mewarnai kalangan generasi muda dan hal tersebut manakala tidak terfilter dengan baik akan liar menjalar pada pola kehidupan pelajar dan generasi muda," tutupnya.
Kepala SMKN 1 Balige Bapak Drs. Tigor Siahaan Spd. menyambut baik kegiatan ini, karena "pengawasan pelajar bukan hanya dari Guru tapi kita semua agar kebebasan dan pergaulan mereka dapat diawasi, semua itu tanggung jawab kita semua," pungkasnya. (Penrem023)