Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Sebanyak 35 personel Polsek Percut Seituan dinyatakan negatif mengkonsumsi Narkoba, Senin (21/10/2019).
Pemeriksaan test urine secara mendadak yang dilakukan oleh Kapolsek Percut Seituan, Kompol Aris Wibowo dan Wakapolsek, AKP Dedi Kurniawan yang digelar di halaman Mako Polsek Percut Seituan di Jalan Letda Sujono, Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ini seusai apel pagi ini  bertujuan sebagai sarana kontrol terhadap anggota Polri khususnya personel di Polsek Percut Sei Tuan.
Selain itu juga sebagai pengawasan dan pengecekan terhadap anggota yang terindikasi penyalah gunaan narkoba. "Alhamdulillah, 35 personel yang kita test urinenya termasuk PNS hasilnya negatif konsumsi Narkoba, "kata Kapolsek Percut Seituan, Kompol Aris Wibowo kepada wartawan sembari menambahkan kalau test urine yang dilakukan ini sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Hal ini menunjukkan bahwa penegakan hukum terkait penyalahgunaan narkoba tidak hanya berlaku untuk masyarakat, namun juga terhadap di tubuh Polri.
"Makanya test urine ini kita jadikan sarana kontrol kepada seluruh personel. Karena tidak menutup kemungkinan mereka menjadi korban penyalahgunaan narkoba," katanya sembari mengatakan tes urine akan terus dilakukan secara mendadak.
Aris juga menegaskan, bahwa dirinya tidak akan segan-segan memberikan tindakan tegas kepada personel yang terindikasi terlibat Narkoba. Baik itu sebagai pengedar ataupun pengguna. "Pasti kita tindak untuk anggota yang terlibat sebagai pengedar akan disanksi pidana, dan yang terlibat pengguna akan menjalani sanksi disiplin dan segera direhabilitasi, "ucapnya.
Untuk itu, Aris mengimbau kepada seluruh personelnya agar tidak terlibat dengan Narkoba. Baik itu sebagai pemakai ataupun pengedar/bandar. "Jika masih ada yang terlibat akan saya tindak. Ini masih 35 personel, ke depan semuanya akan ditest urinenya. Waktunya nanti diacak biar anggota tidak ada yang tahu saat mau ditest urinenya," pungkasnya. (Red)
Leave A Reply