INTAIKASUS.COM, (Sumbul) - Salah Satu Kios Pertanian yang disiapkan sebagai Penyedia/penyalur Pupuk Bersubsidi di Kecamatan Sumbul adalah UD-KENJI.
Ketersediaan pupuk pertanian pada kios-kios resmi harus terus tetap terjamin keberadaannya untuk memenuhi kebutuhan para petani di wilayah demi kelancaran proses tanam atau Masa Tanam (MT) Padi Tahun 2019.
Melalui pengecekan Babinsa di kios-kios resmi dapat diketahui stok pupuk. Penyaluran pupuk kepada kelompok Tani harus sesuai jatah yang telah diajukan sebelumnya sehingga benar benar penyalurannya tepat sasaran. Penyaluran pupuk bersubsidi kepada para kelompok Tani agar jangan dioersulit maka perlu data dan pengawasan yang sangat ketat.
Babinsa Koramil 0l/Sumbul, Kodim 0206 Dairi Sertu J. Sinaga yang melakukan pengecekan dan pengawasan di Kios Pertanian UD Kenji milik Bp K. Lingga di Kel. Sumbul, Kec. Sumbul Peg Kabupaten Dairi, Sabtu (16/11/2019).
Saat dikonfirmasi Sertu J. Sinaga mengungkapkan, pengecekan ketersediaan dan harga pupuk yang telah ditentukan pada pupuk bersubsidi ini, bertujuan untuk memastikan ketersediaan pupuk dan harga yang ada di kios-kios pertanian termasuk pendistribusinya, sehingga tidak ada penyimpangan dan sesuai dengan alokasi kebutuhan di wilayahnya.
"Pengecekan pupuk bersubsidi di Kios Pertanian UD- KENJI, seperti pupuk jenis urea, phonska, SP36, ZA dan pupuk organik di wilayah Kel. Sumbul hingga saat ini masih aman dan tidak mengalami kelangkaan. Harganya sudah sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah serta terjangkau oleh para petani," ucapnya.
Danramil 0l/Sumbul Kapten ARM L. Situmorang,S.Sos membenarkan, bahwa para Babinsa selalu melakukan pemantauan ketersediaan pupuk di wilayah binaan untuk mengetahui stok pupuk yang ada di kios-kios pertanian dikaitkan dengan alokasi kebutuhan kelompok tani (Poktan) yang ada di wilayah tersebut.
"Hal ini dilakukan, guna mengantisipasi terjadinya kelangkaan akibat penimbunan ataupun penyimpangan dalam pendistribusian di luar alokasi RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok, -red), sehingga ketersediaan pupuk khususnya pupuk bersubsidi tetap terjamin sesuai alokasi kebutuhan para petani yang ada di wilayah masing- masing.
"Turunnya para Babinsa kelapangan sebagai bagian dari upaya khusus pendampingan ketahanan pangan dalam mendukung dan mensukseskan pencapaian swasembada pangan yang diprogramkan pemerintah," pungkasnya. (Penrem023)