Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM, (SUMBUL) - Ketersediaan pupuk pertanian pada kios kios resmi harus tetap terjamin keberadaannya untuk memenuhi kebutuhan para petani di wilayah demi kelancaran proses tanam pada masa tanam pertanian tahun 2019, Kamis (28/11/2019).

Melalui pemeriksaan secara langsung di kios kios resmi dapat mengetahui stok pupuk yang ada, sehingga dapat diantisipasi dan dipastikan agar petani tidak kesulitan mendapatkan pupuk terlebih pupuk bersubsidi.

Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 01/ Sumbul Kodim 0206/Dairi Koptu Zul Harahap yang melaksanakan pemeriksaan pupuk di kios pertanian UD.Putri Jaya milik bapak S.Sihombing yang bertempat diwilayah pasar Kec. Sumbul.

Saat dikonfirmasi, Koptu Zul Harahap mengungkapkan, Pemeriksaan ketersediaan dan harga pupuk yang difokuskan pada pupuk bersubsidi ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pupuk dan harga yang ada di kios kios pertanian termasuk distribusinya, sehingga tidak ada penyimpangan dan sesuai dengan alokasi kebutuhan pupuk di wilayahnya.

Masih lanjutnya, sesuai hasil pemeriksaan di kios pertanian UD.Putri Jaya, ketersediaan pupuk jenis Urea, Phonska dan pupuk organik di wilayah Kec. Sumbul hingga saat ini masih aman dan tidak mengalami kelangkaan, demikian pula dengan harganya sudah sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,serta terjangkau oleh para petani," ucapnya.

Danramil 01/Sumbul Kapten Arm L.Situmorang,S,Sos membenarkan adanya bahwa para Babinsa selalu melakukan pemantauan ketersediaan pupuk di wilayah binaan untuk mengetahui stok pupuk yang ada di kios kios pertanian,dikaitakan dengan alokasi kebutuhan kelompok tani (POKTAN) yang ada diwilayah tersebut, hal ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya kelangkaan pupuk akibat penimbunan atau penyimpangan dalam pendistribusian diluar alokasi,sehingga ketersediaan pupuk khususnya pupuk bersubsidi tetap terjamin sesuai alokasi kebutuhan  para petani yang ada diwilayah masing-masing.

Terjunnya Babinsa ini sebagai bagian dari upaya khusus (UPSUS) pendampingan ketahanan pangan dalam mendukung dan mensukseskan pencapaian swasembada pangan yang diprogramkan oleh pemerintah," pungkasnya. (Penrem023)
Leave A Reply