INTAIKASUS.COM, (Salak) - Bentuk rasa keprihatinan dan keperdulian akan kesehatan jajanan anak-anak, Babinsa Koramil 07/Salak Pelda Safril Anggodo Komsos ke warung penjual jajanan.
Pada kesempatan itu, Pelda Safril Anggodo mengungkapkan", jajanan yang kurang baik untuk anak -anak agar kiranya pemilik warung tidak menjual, apalagi jajanan yang sudah kadaluarsa, karena seperti kita ketahui sendiri sekarang ini cukup banyak jajanan yang menggunakan bahan-bahan kimia, yang sebenarnya bukan diperuntukkan untuk bahan makanan, salah satu contoh Pewarna jajanan banyak dipakai pewarna makanan dari bahan kimia yang semestinya dipakai untuk pewarna tekstil akan tetapi ada oknum yang menggunakan jadi pewarna makanan, untuk menarik minat dara para konsumen dalam hal ini anak anak kita, kalau sedari kecil anak anak kita sudah menkonsumsi bahan bahan dari kimia, dipastikan bahwa kelak anak-anak generasi bangsa ini akan mengalami penyakit yang dapat merusak sel-sel pertumbuhan dan sel otak yang menurunkan daya tahan tubuh dan daya berpikirnya.
"Jadi saya sebagai Babinsa dan sebagai orang tua berharap kepada pemilik warung, agar lebih selektif untuk menjual jajanan, karena hancurnya suatu Bangsa, apabila generasinya dapat dihancurkan, dan perlu di ingat perang modern tidak mesti perang Senjata, akan tetapi lebih dominan perang dengan menggunakan produk produk yang dapat menghancurkan generasi muda suatu Bangsa (Proxy War)", ungkapnya.
Pemilik warung bapak Lisbet Tumanggor mengatakan "Terimakasih kepada Pak Babinsa yang sudah menerangkan efek dari jajanan yang menggunakan zat kimia, panjang lebar tadi disampaikan pak Babinsa, jadi kita sebagai pemilik warung mempunyai tanggung jawab terhadap generasi Bangsa ini, bila kita menjual demi keuntungan kita semata, akan tetapi masa depan generasi bangsa ini bermasalah kelak, maka kita sudah jelas merasa bersalah dan berdosa, kalau di warung saya ini selalu menjajakan produk asli Indonesia dan boleh dikatakan dari daerah yang dekat dengan Kab. Pakpak Bharat.
"Walaupun demikian apa tadi yang disampaikan pak Babinsa telah membuka pikiran kita, bahwa efeknya bila kita tidak perduli, oleh karenanya kami sebagai pemilik warung yang juga sebagai orang tua akan lebih selektif dan teliti lagi untuk menjual jajanan yang lebih sehat dan bermanfaat, karena begitu tadi diterangkan pak Babinsa teng konsep perang modern, maka semakin timbul di dalam hati kita untuk menangkal hal hal seperti itu untuk terjadi di Negara kita ini, yakni proxy war", ucapnya.
(Raja Muara)