INTAIKASUS.COM, (Binanga) - Babinsa Koramil 10/Barumun Tengah Kodim 0212/Tapsel Serka Rapotan Siregar bersama empat rekannya melaksanakan pendampingan petani dalam melakukan penanaman padi jenis Mikongga dipersawahan milik poktan Satahi Desa Teladang Kecamatan Barumun Tengah Kabupaten Padang Lawas (Palas),Kamis (28/11/2019)
Bersama dengan petani pemilik lahan Babinsa Koramil 10/Barumun Tengah melakukan penanaman secara serentak satu persatu bibit padi yang disemaikan petani beberapa waktu yang lalu bibit padi yang tumbuh subur pada penyemaian dan dalam kondisi sehat, tidak ada hama atau penyakit yang mengganggunya.
Lendampingan yang dilakukan merupakan kegiatan Upaya Khusus (Upsus) Swasembada Pangan yang sudah masuk MT periode Oktober 2019 - Maret 2020.
Serka Rapotan Siregar dalam kegiatan tersebut mengatakan, Babinsa dalam tugas dan tanggungjawabnya untuk ikut mensukseskan program pemerintah yang dicanangkan beberapa tahun yang lalu.
"Pendampingan ini sekaligus sebagai sarana komunikasi sosial Babinsa dengan petani baik dilapangan maupun pada saat pertemuan di forum yang resmi dengan anggota PPL", ucapnya.
Selain memotivator bagi para petani, kegiatan pendampingan tersebut dilakukan dalam rangka mendukung program Swasembada pangan Pemerintah khususnya program UPSUS PAJALE (Padi, Jagung, Kedelai).
Hal itu juga telah berulangkali disampaikan oleh Danramil 10/Barumun Tengah Kapten Inf Absoru bahwa para Babinsa Koramil Barumun Tengah akan selalu berupaya terjun langsung dan bersinergi dengan PPL Pertanian dalam hal pendamping program UPSUS PAJALE karena terbukti melalui pendampingan Babinsa, hasil pertanian petani dari tahun ke tahun semakin meningkat.
Dijelaskan Serka Rapotan Siregar, saat ini para petani yang ada di wilayah binaannya mendapatkan bantuan benih padi dari Pemerintah. Dengan bantuan benih ini, diharapkan para petani semakin bersemangat dalam bercocok tanam.
"Kegiatan pendampingan ini semata mata untuk mendorong dan memotivasi para petani agar lebih giat dalam meningkatkan hasil panen demi terwujudnya swasembada pangan," jelas Serka Rapotan. (Penrem023)