Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM, (Pahae Julu) - Untuk mengatasi terjadinya Kekerasan di dalam Rumah Tangga, Babinsa Koramil 24/Pahae Julu (Kopda Selamat Bandol Siregar) dan Kepala Desa Lumban Garaga Bapak (Anggiat Simorangkir  menggelar Komsos dan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan di dalam Rumah Tangga, bertempat di rumah Kepala Desa Lumban Garaga Kec. Pahae Julu Kab. Tapanuli Utara, Senin (18/11/2019).

Acara yang dihadiri oleh Kepala Desa Lumban Garaga, Bapak Anggiat Simorangkir  dan Babinsa Koramil 24/Pahae Julu Kodim 0210/Tapanuli Utara Rem 023/ Kawal Samudera Kopda Selamat Bandol Siregar Selaku Narasumber yang di ikuti oleh Peserta Komsos dan Sosialisasi terdiri dari Ibu-ibu PKK, dan Warga Desa Lumban Garaga.

Kepala Desa Lumban Garaga Anggiat Simorangkir dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Babinsa Koramil 24 yang sudah menyempatkan hadir dan menjadi Narasumber pada acara Komsos dan Sosialisasi pencegahan kekerasan di dalam rumah tangga, harapan dengan adanya kegiatan Sosialisasi ini, para warga bisa mengerti apa itu KDRT dan mengerti apa yang harus kita perbuat apabila di dalam rumah tangga terjadi KDRT.

"Dengan adanya Sosiallisasi ini, kita semua tentu berharap tidak terjadi kekerasan dalam rumah tangga di desa Lumban Garaga," ujar Anggiat Simorangkir.

Didalam Komsos dan Sosiallisasi ini, Kopda Selamat Bandol Siregar menyampaikan sejumlah materi terutama Prosedur tentang pelaporan kasus KDRT kepada Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) sehingga apa bila terjadi KDRT di masyarakat dapat di tangani dengan cepat.

"Seringnya terjadi kasus KDRT di dalam rumah tangga penyebabnya adalah tidak ada rasa Hormat, Berbohong,Faktor Ekonomi, Perselingkuhan dan kurangnya iman  rasa syukur terhadap apa yang telah dia miliki terang Kopda Selamat Bandol Siregar kepada warganya.

Untuk mencegah terjadinya KDRT, Kopda Selamat Bandol Siregar mengajak kepada seluruh warganya agar menjadikan perkawinan suatu hal yang mampu membuat hidup terasa tenteram, bahagia, aman dan nyaman dengan cara selalu mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, oleh karena itu kunci rumah tangga saling menghargai ataupun menyayangi dan saling percaya dan saling mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan ajaran agama kita masing-masing dengan meningkatkan rasa syukur atas apa yang telah kita dapat agar rumah tangga kita selalu harmonis," ujar nya. (Penrem023)
Leave A Reply