INTAIKASUS.COM, (Sibolga) - Situasi saat ini, wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah saat ini masuk musim penghujan, dimana situasi ini sering terjadi curah hujan yang cukup tinggi dan diikuti kondisi cuaca yang sulit diprediksi, bahkan dengan mudah dapat berubah-ubah secara ekstrim. Kondisi seperti ini sangat berpotensi menimbulkan bencana alam seperti, banjir, tanah longsor yang bisa saja terjadi kapan saja dan dimana saja.
"Oleh karena itu, Korem 023/KS melaksanakan latihan penanggulangan bencana alam agar mempunyai kesiapsiagaan dalam menghadapi terjadinya bencana," kata Danrem 023/KS KOL Inf Tri Saktiyono yang diwakili PJS Kasrem 023/KS Letkol Arh Utama Rusdiyaman ketika membuka Latihan Penanggulangan Bencana Alam Korem 023/KS di Aula Gupala Makorem, Senin (18/11/2019).
Lebih lanjut Kolonel Inf Tri Saktiyono didalam kata sambutannya menjelaskan, selaku aparatur negara, kita dituntut untuk memiliki kemampuan dan keterampilan serta kecepatan bergerak sesuai dengan tugas yang dihadapi. Hal ini yang mendorong kita untuk melaksanakan latihan secara terpadu, untuk menyiapkan semua unsur dalam menangani bencana alam,sehingga dapat mengetahui dan meyakinkan sampai sejauh mana kesiapan kita secara keseluruhan, baik personel, materiil maupun sarana pendukung lainnya,didalam menghadapi bencana yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi.
" Dengan titik fokus pelaksanakan latihan yang akan digelar kali ini adalah penanggulangan banjir dan longsor, maka untuk itu, saya menekankan kepada para peserta agar nantinya materi yang diterima selama melaksanakan latihan, harus benar-benar dipahami, terus dipelihara, ditingkatkan dan dikembangkan, dengan penuh inovasi dan kreatifitas, sesuai perkembangan situasi yang terjadi. hal ini sangat penting, karena permasalahan di lapangan, selalu memiliki dinamika dan karakteristik yang berbeda," ucap Danrem dalam kata sambutannya.
Sementara itu, Kasi Ops Korem 023/KS Letkol Inf Saiful Bahri Damanik mengatakan bahwa latihan ini dilaksanakan selama 5 hari dan dibagi menjadi dua tahap.
"Tahap pertama dilaksanakan selama dua hari dengan materi pembekalan teori. Sementara tahap kedua selama tiga hari berupa drill teknis dan drill taktis," jelasnya.
Dia menyebutkan, latihan ini diikuti oleh 150 peserta dari Jajaran Korem 023/KS dan unsur terkait lainnya. Pemateri dari Korem 023/KS, Basarnas Kota Sibolga, BPBD Kota Sibolga, Detasemen Kesyah Sibolga.
Dengan tema Latihan yang diangkat kali ini yaitu "MELALUI LATIHAN PENANGGULANGAN BENCANA ALAM, KOREM 023/KS SIAP MELAKSANAKAN BANTUAN KEPADA PEMERINTAH DAERAHDALAM RANGKA MENDUKUNG TUGAS POKOK KODAM I/BB". (Penrem 023/KS)
