Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM, (Sidikalang) - Babinsa Koramil 02/Sdk Kodim 0206/DR menghadirinya rapat penetapan penerima BLT agar tepat sasaran, Sabtu (09/05/2020).

Tumpang tindihnya data penerima Bantuan bagi warga akibat Pandemi Covid-19 membuat Babinsa harus turun langsung Verifikasi Data.
Karena adanya warga yang sudah terdaftar penerima Bantuan BLT ADD ataupun penerima Bantuan Sosial lainnya disisi lain ada warga sama sekali tidak terdaftar penerima Bantuan apa pun,di tambah lagi aturan/Syarat Penerima Bansos banyak yang tidak terpenuhi, akan tetapi terdaftar sebagi penerima Bansos.

Salah satu contoh warga yang tidak dapat Bansos:
ASN, TNI/Polri, Kades/Perangkat, BPD, Honorer Pemkab, akan tetapi ada yang terdaftar Penerima Bansos.

Menindaklanjuti hal tersebut diatas, Babinsa Koramil 02/Sdk Srd Rb Manalu bersama Bhabinkamtibmas Desa Berampu Kec Berampu turun langsung Verifikasi Data, sehingga nantinya data yang sudah terverifikasi tepat sasaran dan dapat dipertanggung jawabkan.
Srd Rb Manalu mengharapkan agar Kades Berampu Ronald Siregar jangan terlalu acuh tak acuh, karena ini masalah Rakyat, karena kalau kita perhatikan diseluruh Desa di Kab. Dairi data penerima Bansos sudah terverifikasi, sementara Desa Berampu belum. 

"Kita bertanya tanya apakah memang Pak Kades beserta Perangkat tidak mendata?atau warga yang tidak mau menerima Bansos? Oleh karenanya Pak Kades agar Proaktif, karena Kades adalah Pemimpin di Desa, dan hitam putihnya Masyarakat Desa ada di tangan Kebijakan Kepala Desa, jadi sekali lagi agar Kades Berampu lebih proaktif dan jangan apatis akan keadaan warga Desanya yang sangat mengharapkan Bansos akibat dampak Pandemi Covid-19, "tuturnya. 

Hal senada diamini oleh Bhabinkamtibmas Desa Berampu, Bripka Rendo Simamora, agar Kepala Desa dan perangkat proaktif mendata warga yang akan menerima Bansos jangan hanya terima laporan atau pakai data tahun yang lalu, karena tahun ini beda dengan data tahun lalu, sekarang lagi Pandemi Covid-19 jadi banyak warga yang terdampak dari Pandemi tersebut, 

"Itu makanya kami sampaikan bahwa data tahun lalu tidak bisa jadi patokan untuk data sekarang, karena beda situasi dan kondisi. Jadi kami minta tolong kepada Kepala Desa Berampu dan perangkatnya agar jangan acuh tak acuh dengan kondisi ini,jangan hanya duduk dirumah Dan dikantor hanya menerima laporan dan gaji.

Kami (Babinsa, Bhabinkamtibmas) akan ikut langsung untuk memverifikasi/Mendata warga secara langsung ke Rumah warga dan data ini sudah harus selesai hari ini, karena kami juga perintah dari pimpinan kami jadi kami minta Kepala Desa beserta perangkat agar melaksanakan langsung bersama kami jangan apatis ini menyangkut masalah Rakyat. Kita juga heran kenapa Desa lain sudah hampir 100% terverifikasi, tetapi di Desa Berampu 25 % belum terdata, karena Bansos ini merata, bila satu Desa aja tidak terdata/Verifikasi maka Bansos belum bisa dibagikan, sebelum semua Desa di Kabupaten Dairi sudah terdata dengan Valid, jadi jangan hanya karena Kades/perangkat Desa Berampu yang tidak acuh jadi seluruh Desa di Kabupaten Dairi menanggung akibatnya", pungkasnya. (Penrem023/KS)
Leave A Reply