INTAIKASUS.COM, (Medan) - Waka Polrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji Pimpin rapat koordinasi (Rakor) PAM pemgamanan malam takbiran yang dilaksanakan diruang rapat Rupatama Polrestabes Medan, Jalan HM. Said no 1, Medan, Selasa (12/5/2020) pukul 10:00 WIB.
Turut hadir dalam rapat tersebut, para pejabat utama Polrestabes Medan, perwakilan Wali kota Medan, perwakilan Bupati Deli Serdang perwakilan Dandim 0201/ BS, mewakili Dandenpom 1/5, perwakilan Dandim Deli Serdang dan ketua MUI Medan.
AKBP Irsan Sinuhaji dalam kata sambutannya mengatakan, bahwa rapat ini sangat perlu dilakukan untuk melakukan kordinasi dalam situasi pendemi menjelang hari raya Idul Fitri 2020.
"Dalam hal ini Polrestabes Medan yang pertama kali melakukan rapat koordinasi dan berharap dalam rapat ini semua kita yang hadir mempunyai peran untuk mensosialisasikan dan kerjasamanya agar masyarakat tidak melakukan konvoi dan berkumpul dalam merayakan malam takbiran. Dalam hal ini Kepolisian berharap peran majelis ulama Indonesia kota Medan ataupun Deli Serdang untuk dapat membuat himbauan-himbauan agar warga kota Medan dan Deli Serdang untuk tidak berkonvoi dan berpergian dalam takbiran," ucapnya.
Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Sony W. Siregar menjelaskan bahwa Polrestabes Medan telah melakukan pelarangan mudik di beberapa titik yang terletak di depan komplek Rivera Diski dan Green Hill Bandar Baru.
"Dalam cek poin tersebut terus dilakukan pengecekan suhu tubuh para pengemudi maupun penumpang dan sosial Distancing didalam bus maupun kendaraan pribadi dan terus diwajibkan untuk memakai masker, konsep pengamanan malam takbiran adalah meniadakan kerumunan massa, meniadakan pawai ataupun konvoi dari OKP, balap liar dan Genk motor," ujar Sonny.
Lanjut Kasat Lantas Polrestabes Medan ini lagi, dalam pengamanan malam takbiran satlantas Polrestabes Medan setidaknya membutuhkan sekitar 770 personil dengan waktu penyekatan pada hari Minggu tanggal 24 Mei 2020 dari jam 20:00 WIB hingga tanggal 25 Mei 2020 hingga jam 06:00 WIB.

Sementara itu, yang mewakili Plt Wali kota Medan dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukungan sepenuhnya pelaksanaan pengamanan malam takbiran oleh kepolisian, selanjutnya Pemko Medan menekankan agar kegiatan ini dapat memutus mata rantai penyebaran virus Corona dengan menjaga sosial Distancing dan menjaga kelangsungan ekonomi masyarakat dan pemko Medan bersedia membantu pengadaan personel dan alat pelindung diri dan telah disiapkan alat rapid test bila diperlukan.
Dikesempatan yang sama, yang mewakili Bupati Deli Serdang mengatakan bahwa pihaknya akan membantu dan berkordinasi dengan Polrestabes Medan untuk membuat pos PAM perbatasan dan menyiapkan tim kesehatan.
Kapten Kav Azwar yang mewakili Dandim 0201/BS mengatakan bahwa Kodim 0201/BS mendukung sepenuhnya hasil rapat koordinasi PAM pengaman malam takbiran.
Ketua MUI kota Medan, Prof. DR. H.M Hatta menjelaskan dengan rasa syukur menyambut Idul Fitri dengan takbiran dengan khusuk di mesjid-mesjid dan dirumah masing-masing.
"Penyekatan yang dilakukan bukan untuk melarang Takbiran, melainkan melarang konvoi dan berkumpul serta berpawai, dalam hal ini umat Islam harus bijaksana dan Arif karena dalam suasa mewabahnya Covid 19, dan kepada petugas hendaklah tidak dalam dalam menyampaikan himbauan kepada masyarakat," ucap Hatta.
Dalam rapat tersebut dihasilkan kesimpulan secara teknis di lapangan dilaksanakan oleh pihak kepolisian Polrestabes Medan bekerja sama dengan instansi terkait, pihak kepolisian melarang Takbiran dengan berkonvoi, personil dilapangan perlu dibekali untuk memberikan penjelasan kepada mayarakat dengan cara baik dan tepat agar tidak menimbulkan pro dan kontra dan diharapkan kepada yang hadir dalam rapat agar menyampaikan kepada sanak keluarga agar tidak berpawai dan bertakbiran keliling. (Red)