Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page


INTAIKASUS.COM, (Adiankoting) - Pengawasan perlindungan terhadap kelestarian hutan cukup di perlukan pada saat sudah datang musim kemarau dan masyarakat perlu di ingatkan agar jangan membakar dan menebang hutan secara sembarangan, karena berakibat kerusakan permanen menimbulkan hutan menjadi gundul, dan dapat merugikan manusia itu sendiri, Rabu (29/01/2021).

Terjadinya kerusakan hutan di sebabkan oleh manusia dan bukan di sebabkan oleh alam, manusia merupakan perusak alam terbesar dengan alasan pembangunan dan hidup layak manusia di tambah masyarakat tidak pernah menanam kembali kayu yang sudah di tebang dan masyarakat yang bercocok tanam dengan cara berpindah pindah tempat, sehingga hutan cepat rusak namun jarang untuk di perbaiki

Ekosistim hutan merupakan sumber hidup manusia dari jaman dulu sampai dengan hari esok ,apalagi saat ini menjelang musim kemarau hutan rentan dengan bahaya kebakaran, sehingga pengawasan dengan cara displin harus di lakukan oleh masyarakat dan TNI, agar terhindar dari bahaya kebakan berakibat buruk terhadap ekosistim Hutan.

Pada umumnya masyarakat Desa Adiankoting bercocok tanam berpindah pindah, sehingga menimbulkan kerusakan alam dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat bagi petani itu sendiri, kesadaran melestarikan hutan harus di tingkatkan agar tercipta ekosistim yang saling menguntungkan dalam kehidupan hayati maupun kehidupan manusia yang utuh saat ini, dan untuk hari esok.

Babinsa Koramil Adiankoting  Koptu Muliawardi menyampaikan kepada  masyarakat, "petani hindari pembakaran hutan sengaja ataupun tidak sengaja, kalau ada kebakaran masyarakat harus juga proaktif untuk memadamkan, agar terhindar dari bencana," ujarnya. (Pendim020)
Leave A Reply