INTAIKASUS.COM, (Adiankoting) - TNI dan POLRI merupakan penggagas keamanan dan perlindungan kepada masyarakat, sehingga keamanan dan ketertipan tercipta di lingkungan masyarakat yang belum mengerti akan perlunya komunikasi yang humanis antara masyarakat TNI dan POLRI.
Perkelahian merupakan penyakit masyarakat yang susah untuk di hindari, yang menimbulkan keamanan dan kenyamanan kurang kondusif di lingkungan masyarakat yang bertetangga, yakni di Dusun sopo Saba Desa Pagaran Pisang, Kecamatan Adiankoting.
Dusun Sopo Saba jauh dari keterbatasan, baik secara ekonomi dan jauh dari pengetahuan yang cerdas, sehingga masyarakatnya gampang tersinggung dan gampang menimbulkan ke tidak nyamanan lingkungan. Dusun Sopo Saba selama ini menonjol di bidang keamanan namun, TNI dan POLRI di bantu Kepala Desa harus mampu untuk meredam hidup sosial yang kurang benar di lingkungan masyarakat di Dusun Sopo, sehingga bisa menciptakan suasana yang kondusif dan humanis.
TNI dan POLRI harus lebih proaktif melihat kenyataan hidup sosial masyarakat yang semakin hari semakin susah di kendalikan dengan istilah perkembangan jaman, namun meninggalkan budaya leluhur yang di anggab sudah usang dan tidak sesuai dengan jaman sekarang, TNI dan POLRI juga harus bisa mengadopsi antara budaya dan perkembangan jaman, sehingga masyarakat dapat terlindungi secara bijak dan benar adanya.
Serma Oldam Simanjuntak menyampaikan kepada masyarakat yang berkelahi, keamanan bisa tercipta dengan menimbulkan saling hormat menghormati antar sesama warga, bukan harus persoalan di selesaikan secara hukum pidana," ujarnya, Selasa (26/01/2021).
Lanjutnya mengatakan, "mari kita junjung budaya orang Batak dengan bahasa "Dalihan Natolu", agar tercipta suasana yang kondusif," pungkasnya. (Pendim0210)