INTAIKASUS.COM, (Labuhanbatu) - Sebanyak 95 personel gabungan dari Polres Labuhanbatu dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Labuhanbatu Utara (Labura) menggerebek lokasi hiburan malam Hans Station yang terletak di Jalan Juang Tugu 45, Kelurahan Lobusona, Kecamatan Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Rabu (17/02/2021) dini hari tadi.
Hasilnya, 7 karyawan di lokasi hiburan malam tersebut yang masing-masing berinisial Jj (43), Dw (28), Yw (22), BS (34), AR (21), F (19) dan L (23) diamankan ke Polres Labuhanbatu.
Dalam penggerebekan di lokasi hiburan malam tersebut, sebanyak 95 personel gabungan dikerahkan oleh Polres Labuhanbatu yang terdiri dari Sat Narkoba, Sat Reskrim, Intel, Sabhara, Binmas, Bag Ops, Propam dan 5 orang personel BNNK Labura.
Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan SIK MH melalui Kasatres Narkoba, AKP Martualesi Sitepu SH MH keoada wartawan menjelaskan, penggerebekan di lokasi hiburan malam Hans Station yang terletak di Jalan Juang Tugu 45, Kelurahan Lobusona, Kecamatan Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumut.
“Benar, Hans Station kita gerebek bersama dengan BNNK Labura. Ada 7 orang karyawannya kita amankan dan telah diserahkan ke Sat Reskrim untuk dilakukan pemeriksaan, tentang kepemilikan senjata tanpa hak dan UU Kekarantinaan Kesehatan, sebagaimana dimaksud dengan UU RI.NO.12 Th 1951 dan UU RI.NO.6 Th 2018, “terang AKP Martualesi yang juga ikut langsung dalam penggerebekan di lokasi hiburan malam tersebut.
Penggerebekan yang dipimpin Kabag Ops Polres Labuhanbatu, Kompol Marluddin SAg tersebut masih diceritakan AKP Martualesi, dimulai dengan apel sekira pukul 02.00 WIB yang dilanjutkan menuju lokasi.
“Pada saat tim tiba, ternyata lampu sudah dipadamkan sehingga dibuka secara paksa. Diduga para pengunjung sudah mengetahui kedatangan petugas sehingga sempat ada yang kabur, “ paparnya.
Meskipun demikian, sambung Martualesi, petugas gabungan tetap saja melakukan penggerebekan ke lokasi hiburan malam tersebut. Dari hasil penggeledahan ditemukan sepucuk senjata replika revolver jenis air softgun yang disimpan dalam tas tergantung di pintu kamar.
“Ke tujuh karyawan Hans Station yang diamankan itu kini masih menjalani pemeriksaan di Polres Labuhanbatu, “tutup Martualesi mengakhiri. (Red)
